Disdik Kota Bogor Larang Pelajar Rayakan Hari Valentine, Ini Surat Edarannya

TELANTAR: Para pelajar SMP memilih berjalan kaki usai pulang sekolah lantaran tak ada angkot di Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, Senin (20/03/2017). FOTO : Kelik / Radar Bogor.

TELANTAR: Para pelajar SMP memilih berjalan kaki usai pulang sekolah lantaran tak ada angkot di Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, Senin (20/03/2017). FOTO : Kelik / Radar Bogor.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Dinas Pendidikan Kota Bogor menghimbau kepada Sekolah-sekolah di kota Bogor agar melarang Siswa-siswinya merayakan hari Valentine.

Seperti diketahui, perayaan hari Valentine akan diselenggarakan pada 14 Februari 2018.

Menurut Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Bogor, Jana Sugiana, Hari valentine itu identik dengan budaya barat.

“Bukan berarti itu tidak boleh, tapi harus tepat sasaran sayangnya, seperti kepada orang tua kita, cintanya itu kepada pelajaran dan tata krama sekolah maupun di rumah kita,” ucapnya, Selasa (13/2/18).

Dinas pendidikan telah megeluarkan surat edaran terkait dengan perayaan hari valentine yang ditunjukan kepada sekolah-sekolah.

“Semoga dengan surat edaran yang di berikan oleh dinas pendidikan kota Bogor ini bisa efektif untuk pihak sekolah mengingatkan kepada para muridnya untuk tidak merayakan hari valentine tersebut, karena jika dilanggar oleh siswa nya akan diberikan sangsi sekolah, kita sebagai dinas pendidikan hanya sebatas monitoring saja, “imbuhnya.

Berikut surat edarannya.

surat edaran disdik

(adi/pojokjabar)


loading...

Feeds