Begini Pengakuan Mendadak Wanita Cantik Soal Pistol di Dekat Lipss Itu

perkelahian antara anggota polisi dari Brimob Kelapa Dua dengan warga sipi berjarak 50 meter dari sebuah THM./Foto: Istimewa

perkelahian antara anggota polisi dari Brimob Kelapa Dua dengan warga sipi berjarak 50 meter dari sebuah THM./Foto: Istimewa

POJOKJABAR.com, BOGOR– Wanita cantik ini tiba-tiba berteriak untuk membela saudaranya yang dititipkan pistol oleh pelaku penembakan yang merupakan anggota kepolisian berpangkat Brigade Satu (Briptu) R dari satuan Brigade Mobile (Brimob), di bahu jalan tepatnya di Depan Lipps Club Bogor, Jalan Sukasari 3 Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Pantauan Pojokjabar.com saat di lokasi, Bunga (nama samaran) mengenakan pakaian berwarna biru dengan setelan celana baggy, rambut berwarna hitam terurai, kulit putih mulus itu justru tercoreng karena ada bekas percikan darah di wajahnya. Ia tergopoh-gopoh saat menghampiri empat orang yang mengintrogasi pelaku penembakan. Namun ditempat yang sama itu ada seorang pemuda yang memegang pistol jenis glock. Diduga ia dititipkan pistol oleh Briptu R.

“Sumpah demi Tuhan itu saudara saya, dia hanya dititipkan tas yang isinya pistol,” ucapnya kepada empat orang yang mengambil pistol itu sebagai barang bukti.

Salah satu dari empat orang itu menegaskan bahwa jangan ikut campur dengan kejadian ini.
“Mana pistolnya, sini kamu,” tariknya sembari merangkul leher pemuda tersebut, Sabtu dini hari (20/1/2018).

Briptu R sendiri sudah tidak berdaya saat ditanya mengenai kejadian tersebut, karena sebelumnya keributan antara Briptu R dengan Fernando dipicu persoalan saling tidak mau mengalah saat berada di lokasi parkir Lipss Club Bogor (Tempat hiburan malam).

Baca juga: Pengakuan Rekan Korban Cekcok Antara Mahasiswa dan Briptu R

Kronologis kejadian sebelum munculnya wanita cantik.

Menurut keterangan rekan korban bernama Arif Rochmawan secara tertulis “Sekitar jam 2 kami tiba di parkiran depan Lips dengan tujuan hanya ingin memarkirkan mobil, karena tujuan kami sebenarnya ke Dunkin Donuts. Kami diarahkan oleh tukang parkir Lips untuk masuk ke parkiran tersebut. Ketika kami mencoba untuk masuk, mobil kami terhalang oleh 1 pengendara motor. Terjadilah perdebatan antara kami dengan si pengendara tersebut.
Di tengah perdebatan, si pengendara mengeluarkan senjata jenis Blok 17 yang diarahkan kepada kami. Kami berusaha untuk bicara baik-baik dengan si pelaku penembakan, tetapi malah menodongkan ke kepala saya.
Spontanitas teman saya mencoba untuk melerai dan mengalihkan senjata tersebut, dan terjadilah kisruh, dan tiba-tiba senjata meletus yang menyebabkan teman kami tertebak, dan seketika meninggal di tempat,” tulisnya di secarik kertas yang bertanda tangan Arif Rochmawan.

Terpisah, Kabid Kum Polda Jabar, Kombes Pol Bagus Pramono mengatakan Briptu R merasa terdesak, sehingga mengeluarkan senjata api. Terjadi saling rebutan senjata di antara mereka. Kemudian, terdengar suara letusan senjata api yang mengenai dada korban. Melihat korban terluka, teman-teman yang lainnya langsung mengeroyok Briptu R.

“Akhir duel tersebut ketika peluru mengenai tubuh korban,” katanya

Sementara anggota Brimob Kelapa Dua Briptu R juga mengalami luka cukup serius. Ia mengalami koma dan kritis dan dirawat di RS Kramatjati, sedangkan Fernando tewas karena terkena tembakan senjata api.

(Iks/pojokjabar)

AHM Luncurkan All New Honda PCX Produksi Indonesia

loading...

Feeds