Cerita Dibalik Penembakan Mahasiswa oleh Anggota Brimob yang Babak Belur

perkelahian antara anggota polisi dari Brimob Kelapa Dua dengan warga sipi berjarak 50 meter dari sebuah THM./Foto: Istimewa

perkelahian antara anggota polisi dari Brimob Kelapa Dua dengan warga sipi berjarak 50 meter dari sebuah THM./Foto: Istimewa

POJOKJABAR.com, BOGOR– Salah satu anggota Brimob Briptu R menembak mahasiswa bernama Fernando (korban). Kekejian tersebut berlanjut kedua kalinya saat rekan-rekan korban mendatangi Briptu R yang sudah tidak berdaya di Parkiran Depan Lipps Club Bogor di Jalan Sukasari 3 Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Menurut salah satu saksi yang enggan disebutkan namanya mengaku, bahwa anggota brimob Briptu R (pelaku penembakan) yang menembak mahasiswa itu terbaring di bahu jalan setelah sempat adu mulut hingga berujung pengeroyokan. Karena itu, ia mengalami luka bonyok di bagian wajah sehingga darah tidak berhenti mengucur.

“Ya, terbaring hampir ke tengah jalan, mukanya bonyok penuh darah,” katanya kepada Pojokjabar.com tadi malam sekira pukul 02.35 WIB.

Beberapa menit kemudian, kurang lebih empat orang mendatangi brimob itu dan melanjutkan kekejian mereka lantaran sudah tidak bisa membendung emosi karena rekan mereka telah meninggal dunia.

Tidak diketahui empat orang tersebut siapa.

Baca juga: Jelang Subuh, Mahasiswa Ini Ditembak Dihadapan Calon Istri Briptu Ini

“Empat orang itu kurang tau, intinya mereka datang dan meminta keterangan ke brimob itu sambil menginjak nginjak perutnya,” tambahnya

Jika sebelumnya, brimob itu berada di bahu jalan. Namun empat orang ini pun membawanya ke parkiran dan mengintrograsi.

AHM Luncurkan All New Honda PCX Produksi Indonesia

loading...

Feeds