Resmi! UMK Bogor 2018 Naik 8,71 Persen, Segini Besarnya

Ilustrasi Kenaikan UMK.

Ilustrasi Kenaikan UMK.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Jawa Barat kemarin akhirnya ditetapkan. Dewan Pengupahan Kabupaten (Depekab) Bogor tetap fatsun pada Peraturan Pemerintah (PP) 78/2015 yang menetapkan kenaikan UMK hanya 8,71 persen. Maka itu, tahun depan, upah buruh di Kabupaten Bogor sebesar Rp3.483.667,39 dan Kota Bogor Rp 3.557.146.

Keputusan itu berdasarkan rapat pleno Dewan Pengupahan Provinsi (Depeprov) Jawa Barat di Bandung kemarin, setelah memeriksa dan membahas rekomendasi seluruh bupati dan wali kota di Jawa Barat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bogor Yous Sudrajat, mengatakan Depeprov Jawa Barat berpegangan pada Pasal 89 ayat (1) dan ayat (3) UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, formula penghitungan upah minimum yang tertuang dalam pasal 44 ayat (2) beserta penjelasannya serta  pasal 46 ayat (1) dan ayat (2) PP 78/2015 tentang Pengupahan.

”Juga terhadap Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan nomor B.337/M.Naker/PHIJSK-Upah/X/2017 tanggal 13 Oktober 2017, soal data tingkat inflasi nasional dan pertumbuhan produk domestik bruto tahun 2017,” kata dia.

Selain itu, Depeprov juga berpegangan pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 561/7721/SJ tanggal 30 Oktober 2017 tentang hasil evaluasi penetapan upah minimum tahun 2017 dan persiapan penetapan upah minimum tahun 2018.


loading...

Feeds

Suspect Difteri

5 Warga Bekasi Suspect Difteri

Penderita Difteri di Kota Bekasi bertambah. 5 orang dinyatakan positif suspect penyakit mematikan itu. Kelimanya berada di sejumlah rumah sakit …