Perbaikan Ruang Kelas SDN Ciluar 02 Bogor Masuk DAK 2018

RUSAK: Atap SDN Ciluar 02 yang roboh akan diperbaiki tahun depan. Meldrik/ Radar Bogor

RUSAK: Atap SDN Ciluar 02 yang roboh akan diperbaiki tahun depan. Meldrik/ Radar Bogor

POJOKJABAR.com, BOGOR – Ambruknya atap kelas tiga SDN Ciluar 02, mengundang keprihatinan berbagai pihak. Sejumlah pihak menilai, jika masalah sekolah dibiarkan dikhawatirkan akan menimbulkan korban jiwa.

Koordinator Divisi Advokasi Kinerja Keuangan Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Indonesia, Anwar Razak mengatakan, ancaman sekolah roboh di kabupaten Bogor sudah pada taraf yang sangat darurat.

Ia menegaskan, seharusnya bupati segera turun tangan. “Kami melihat bahwa penanganan sekolah rusak dan roboh selama ini cenderung lambat dan hanya mengumbar janji tanpa ada solusi nyata,” ungkapnya.

Anwar menyayangkan, sikap Dinas Pendidikan (Disdik) yang kurang responsif.  Meski sudah ada kejadian, namun tidak jelas penanganan yang diberikan.

Sementara itu, Disdik Kabupaten Bogor memasukkan SDN Ciluar 02 ke program Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018. Hal itu, lantaran atap ruang kelas yang biasa digunakan siswa kelas III itu tak lagi bisa digunakan.

Kasi Sarana dan Prasarana (Sarpras) SD pada Disdik Kabupaten Bogor, Deddy Syarifudin memaparkan, Senin (21/11/17) sore langsung berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan.

“Ada sekolah yang kami ganti karena melihat urgensi ini, karena sebelumnya tak masuk ke dalam perencanaan,” ujarnya kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group), Selasa (21/11/2017).

Saat ini, dirinya meminta agar puing-puing runtuhan bangunan segera dibersihkan. Dirinya berharap, DAK bisa lebih cepat turun.

“Diperkirakan, Maret setelah juknisnya turun kami harus menyesuaikan dengan ketentuan pelaksanaan,” pungkasnya.

(RB/rp2/pojokjabar)


loading...

Feeds

Suspect Difteri

5 Warga Bekasi Suspect Difteri

Penderita Difteri di Kota Bekasi bertambah. 5 orang dinyatakan positif suspect penyakit mematikan itu. Kelimanya berada di sejumlah rumah sakit …