Proyek Galian Pipa di Jalan KS Tubun Bogor Rusak Jalan

RUSAK JALAN: Kerap membuat kemacetan panjang, proyek galian di Jalan KS Tubun, Kecamatan Bogor Utara, hampir menghabiskan setengah bagian badan jalan, senin (13/11/17). MELDRICK / RADAR BOGOR.

RUSAK JALAN: Kerap membuat kemacetan panjang, proyek galian di Jalan KS Tubun, Kecamatan Bogor Utara, hampir menghabiskan setengah bagian badan jalan, senin (13/11/17). MELDRICK / RADAR BOGOR.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Kini pengguna jalan harus berhati-hati melewati Jalan KS Tubun tepatnya di depan toko Informa. Sebab, sebagian ruas jalan ambrol senin (13/11/17). Pemicunya diduga akibat aktivitas galian gas bawah tanah di wilayah tersebut.

Kejadian ini bahkan sudah terjadi sejak Sabtu (11/11/17), namun terus membesar hingga kemarin.  “Kalau saya lihat dari Sabtu sore sudah rusak kaya begini, awalnya kan lubangnya enggak sebesar ini. Karena banyak yang lewat mungkin jadi lebar,” ujar  Rizal Firmansyah warga yang tinggal di sekitar lokasi galian.

Sebagian  jalan yang ambrol itu, membuat kondisi ruas jalan semakin menyempit. Pengendara yang melintas pun harus berhati-hati saat melintas kawasan tersebut. Meski demikian belum diketahui apakah jalan tersebut sengaja dibongkar atau longsor karena tergerus aliran air.

Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor Herman Rusli menerangkanbelum menerima laporan adayan kejadian tersebut.. “Biasanya kita kontrol, tapi mengenai ada yang amblas atau patah kita belum dapat informasinya,” katanya.

Saat ditanya mengenai proyek galian tersebut Herman mengatakan, perizinan ada di pemerintah  pusat. Karena jalan KS Tubun merupakan jalan milik nasional.

“Kalau terkait izin vendornya itu sudah melakukannya ke pusat, karena itu memang jalan pusat.  Tapi kita tetap kontrol karena posisnya kan ada di Kota Bogor,” ujar Herman.

Soal keluhan terkait galian, Dia  mengaku sudah banyak keluhan yang masuk karena  memakan ruas jalan. Pihaknya juga sudah memanggil pihak kontraktor pengerjaan galian jalan dengan cara menyuratinya.

“Kita sudah panggil dan kita sudah surati pihak vendornya tapi memang belum ada tanggapan. Saya juga sudah minta segera diselesaikan dan diperbaiki itu, nanti perkembangannya akan kita kabari lagi,” tandasnya.

(RB/wil/pojokjabar)


loading...

Feeds