Jalan Solis Arah Kedunghalang Ditutup Lima Hari, Kebut Pembangunan Tol BORR

DITUTUP: Lajur di depan SPBU KH Sholeh Iskandar akan ditutup sebagian dan diterapkan sistem lawan arah selama lima hari mulai Rabu (15/11/17) besok. Meldrick/Radar Bogor

DITUTUP: Lajur di depan SPBU KH Sholeh Iskandar akan ditutup sebagian dan diterapkan sistem lawan arah selama lima hari mulai Rabu (15/11/17) besok. Meldrick/Radar Bogor

Selama pembangunan tol BORR seksi IIB ini pun banyak keluhan dari sejumah pengendara. Terutama orangtua yang anaknya memang bersekolah di sekitar kawasan mega proyek itu. Salah seorang di antaranya, Sari Wahyudi, warga Kelurahan Curug Mekar RT 03/03, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Ia terpaksa mengantar anaknya yang bersekolah di SDN Sukadamai 3, berangkat lebih pagi. ”Biasanya saya antar anak pukul 06.15. Tapi sekarang harus lebih cepat 15 menit,” ujarnya.

Menurut Sari, memajukan waktu 15 menit pun tidak bisa menghindari kemacetan. Sebaliknya, kemacetan semakin parah. Untuk mencapai SDN Sukadami 3, perjalanan memakan waktu lebih dari setengah jam.

Padahal, normalnya dari Kelurahan Curug Mekar hingga Sukadami hanya membutuhkan kurang lebih 10 hingga 15 menit (menggunakan sepeda motor dengan mengambil jalur alternatif Johar-Cimanggu-AT Taufiq).

Ada beberapa titik kemacetan yang harus dihadapi walimurid seperti Sari. Yakni simpang Yasmin, Bukit Cimanggu City, pertigaan ke sekolah Islam Bosowa Bina Insani, dan pertigaan UIKA (depan Plaza Bogor).

Di titik inilah banyak terdapat keluar masuk kendaraan, dan sekolah. Diky juga mengeluhkan penutupan sejumlah u-turn di lokasi pembangunan. Memang, sekarang hanya ada dua U-turn yang dibuka, yakni di dekat Bukit Cimanggu City, dan depan Plaza Bogor. Padahal, sebelumnya ada empat U-turn.

”Kalau sebelumnya dari johar, dan keluar dari AT Taufiq bisa langsung belok. Sekarang harus memutar ke U-turn dekat Bukit Cimanggu City,” keluhnya.

Menurutnya, memang ada beberapa jalur alternatif dari Yasmin menuju SDN Sukadamai 3. Pertama melalui jalan Johar ke AT Taufiq atau Johar-perumahan Cimanggu dan keluar di samping Plaza Bogor.

Atau bisa juga dari Yasmin-Bukit Cimanggu City-Keluarahan Sukadamai (keluar dari perumahan Sukadamai). “ Tapi sama juga, pasti ketemu macet, karena harus memutar,” ketusnya

Jalur alternatif lainnya pun bisa diambil dari jalan raya Cilebut (dari arah kedung Halang), masuk ke jembatan Satu yang tembus ke SMAN 2 Bogor.  Pantauan Radar Bogor (Pojoksatu.id Group), sejak pembangunan ini berjalan, sejumlah jalur alternatif kerap dipadati kendaraan.

Seperti jalan raya Cimanggu yang memang menghubungkan dengan jalan raya Kebon Pedes.  Kepadatan terjadi di waktu pagi dan sore (jam pulang kantor).

(RB/rp1/dkw/pojokjabar)


loading...

Feeds