Bima Arya Ogah Ikuti Koalisi Jabar, PKS-Gerindra Klaim Solid

Walikota Bogor Bima Arya Subianto.

Walikota Bogor Bima Arya Subianto.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Masih tingginya elektabilitas Bima Arya, membuat PAN Kota Bogor percaya diri. Bahkan, enggan mengikuti koalisi di tingkat Jawa Barat.

Ketua DPD PAN Kota Bogor, Saprudin Bima mengungkapkan, komposisi kekuatan politik yang bersatu di Pilgub Jawa Barat, tidak harus sama dengan Pilwalkot Bogor. “Bisa selaras dan tidak. Tetapi, kami selalu diberikan arahan untuk langkah selanjutnya,” ujarnya.

Terlebih, Sekjen DPP PAN, Eddy Soeparno juga sudah memberikan isyarat, tidak harus sama. Dengan demikian, nantinya akan ada dua tim pemenangan yang dibentuk untuk Pilwalkot dan Pilgub Jawa Barat.

“Jika berbeda dua tim tentunya masing-masing, agak sulit memang kerjanya. Pagi kampanye dengan tim A dan sorenya dengan tim B, tapi itu hal yang wajar karena Pilkada serentak,” tuturnya.

Dengan sistem pilkada tersebut, kemampuan rakyat diuji untuk memilah dan memilih. “Butuh kecermatan besar,” ucapnya.

Ketua DPD PKS Kota Bogor, Atang Trisnanto mengungkapkan, meski Gerindra dan PKS sepakat untuk mengusung Deddy Mizwar banyak kabar beredar nantinya akan terpecah termasuk di Pilwalkot Bogor. “Konstelasi Pilwalkot Bogor masih sangat dinamis,” ujar Atang.

Sehingga, ada kemungkinan paket Pilkada di tingkat kota tidak sama dengan apa yang dilakukan di Jawa Barat. Ia menambahkan, komunikasi Koalisi Merah Putih masih solid dan sudah ada alternatif pasangan koalisi yang sudah disepakati secara informal.


loading...

Feeds