Betonisasi Jalan Karang Asem Barat-Sentul Amburadul

TAK TUNTAS: Pengguna kendaaran melewati Jalan Karangasem Barat–Sentul, senin (13/11/17). Terlihat sebagian jalan yang tak tuntas dibetonisasi.

TAK TUNTAS: Pengguna kendaaran melewati Jalan Karangasem Barat–Sentul, senin (13/11/17). Terlihat sebagian jalan yang tak tuntas dibetonisasi.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Proyek betoniassi jalan yang menghubungkan kawasan Citeureup dan Sentul, Bogor disorot warga. Sebab, baru beberapa bulan  dikerjakan, kondisi cor Jalan Raya Karang Asem Barat-Sentul itu sudah retak. Selain itu masih ada beberapa jalan yang pekerjaanya tidak tuntas.

Ahmad Hidayat (29) warga Kelurahan Karang Asem Barat, Citeureup  mengeluhkan hasil pengerjaan proyek di wilyahnya tersebut. Adanya keretakan jalan membuat warga sangsi jalan ini bakal awet. Apalagi jalan dikerjakan separuh-separuh. “Jalan nya tidak tuntas diperbaiki. Ini sangat membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.

Menurut dia, pengerjaan jalan yang tak tuntas tersebut sangat berbahaya pada malam hari. Sebab jalan yang tidak dibeton tergenang oleh air sehingga tak jarang banyak kendaraan roda dua yang terjembab . “Itulah alasan kami memasang tali di area lubangnya agar tidak banyak yang jatuh,” pungkasnya.

Ia berharap, agar Pemkab Bogor mengevaluasi kembali kontraktor yang  mengerjakan proyek sebesar Rp4 miliar tersebut. “Peninjauan dari pemerintah harus lebih diintensifkan. Agar, tak ada kontraktor yang nakal. Baik mengurangi takaran beton atau sebagainya,”  tandasnya.

Saat dikomfiemasi, PT Medal Jaya Purnama sebagai penanggung jawab proyek blum dapat memberikan pendapat, lantaran  tak ada di lokasi.. “Direkturnya jarang kesini Silahkan besok kembali lagi,” kata Ismatullah (33) salah satunya Staf PT Medal Jaya Purnama.

(RB/azi/pojokjabar)


loading...

Feeds