Belum Setahun, Bima Arya Sudah 7 Kali ke Luar Negeri

Ilustrasi

Ilustrasi

“Wali kota merupakan delegasi Indonesia karena memiliki perhatian terhadap sejumlah isu penting termasuk transparency framework, petunjuk lebih detail untuk mitigasi, adaptasi serta peranan dari negara maju untuk dukungan pendanaan, teknologi, dan peningkatan kapasitas,” kata Tyas.

Soal pembiayaan kata dia, sepenuhnya ditanggung oleh European Union sekaligus pembicaraan bantuan dan kerjasama internasional.

Kehadiran Wali Kota Bogor dalam Conference of The Parties (COP)-23 United Nation Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) di Bonn, Jerman dijadwalkan 13-14 November 2017.

Ini Daftar Kunjungan Luar Negeri Bima Arya:

4-6 April 2017 (Filipina)
Tampil sebagai pembicara pada First Session of 2017 United Cities and Local Governments Asia Pasific (UCLG ASPAC) Executive Berau di Kota Catbalogan, Filipina

8-10 Mei 2017 (Amerika Serikat)
Menghadiri Pekan Kota Cerdas atau Smart Cities Week Silicon Valley yang berlangsung di Kota Santa Clara, Amerika Serikat.

26 Juli 2017 (Filipina)
Menghadiri Acara ASEAN Mayor Forum Manila, Filipina

4-5 September 2017 (Singapura)
Menjadi pembicara dalam pertemuan Asia Pacific Cities Alliance for Tobacco Control ( AP-CAT) di Singapura.

12-17 September 2017 (Belanda)
Mengunjungi Universitas Leiden, Belanda dan melakukan kerjasama pendidikan dan pertukaran arsip sejarah. Hal ini menyusul ditandatanganinya Letter of Intent (LoI) antara kedua belah pihak

21-23 September 2017 (Thailand)
Menjadi narasumber dalam kegiatan 3rd Asia Pasific Regional Forum on Smart Cities And E-Goverment & The Annual Internet Of Things Asia Pasific Summit IMPACT Exhibition and Convention Center.

6-17 November 2017 (Jerman)
Menjadi delegasi Indonesia dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam Conference of The Parties (COP)-23 United Nation Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) di Bonn, Jerman.

(RB/ind/pojokjabar)


loading...

Feeds