Atap Ambruk, Nyawa Siswa SDN Cipinang Kabupaten Bogor Terancam

AMBRUK: Atap plafon pada ruang kelas SDN Cipinang 01 ambruk karena kondisi kayunya telak lapuk dimakan usia. Arifal/Radar Bogor

AMBRUK: Atap plafon pada ruang kelas SDN Cipinang 01 ambruk karena kondisi kayunya telak lapuk dimakan usia. Arifal/Radar Bogor

POJOKJABAR.com, BOGOR – Elipiah (12) siswa kelas VI SDN Cipinang 01, Kampung Janala, Desa Cininang, Kecamatan Rumpin tidak fokus dalam belajarnya. Sesekali matanya melirik ke arah atas.

Ia pun menggeser bangkunya karena debu terus berjatuhan hingga mengenai kepalanya. Ia was-was, atap kelas tempatnya belajar ambrol seperti ruang kelas lainnya.

Tiga rombongan belajar (rombel) rusak berat. Atapnya ambruk saat berlangsung mata pelajaran olahraga, Sabtu (11/11/17) akhir pekan lalu. Beruntung tak ada murid-murid yang berada di dalam ruang kelas.

“Ruang kelas I, II dan III atapnya ambruk. Jadi saya sering lihat ke atas. Takut bernasib sama,” akunya kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group), Senin (13/11/2017).

Elipah tidak sendiri. Ada 190 murid SDN Cipinang 01 yang bernasib sama. Setiap hari, mereka harus melawan rasa cemas saat belajar. Khawatir bila atap kelas jatuh menimpa mereka.

Hal serupa juga dirasakan oleh para guru. Terlebih saat memasuki musim hujan seperti saat ini. Bukan sekedar  dituntut mengajar, melainkan juga harus memastikan anak didik dalam keadaan aman.

“Jika hujan turun deras, kami memulangkan anak-anak lebih cepat. Karena takut sekolah ambruk,” ujar Guru SDN Cipinang 01, Erni.

Agar kegiatan belajar mengajar (KBM) tak terganggu, pihaknya memberlakukan kelas secara bergilir dengan kelas IV hingga VI. “Selain ruang kelas, kantor kepala sekolah juga ikut ambruk,”” singkatnya.

(RB/all/pojokjabar)


loading...

Feeds