Geng Motor Kembali Berulah, Pelajar Bogor Tewas Dibacok

TRAGIS: Kondisi Juan (16), korban pembacokan dua orang tidak dikenal di Gunungsindur akhirnya tewas, Kamis (9/11/17). FOTO: SITIMEWA/METROPOLITAN

TRAGIS: Kondisi Juan (16), korban pembacokan dua orang tidak dikenal di Gunungsindur akhirnya tewas, Kamis (9/11/17). FOTO: SITIMEWA/METROPOLITAN

POJOKJABAR.com, BOGOR – Aksi nekat geng motor kembali terjadi di Bogor. Juan Gibran Harefa (16), pemuda Desa Pedurenan, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, meregang nyawa akibat dibacok dua orang tak dikenal saat berkonvoi dengan sembilan temannya, Kamis (9/11/17).

Gibran tewas bersimbah darah lantaran diduga terkena sabetan senjata tajam di bagian pinggang kanannya. Informasi yang dihimpun Metropolitan (Pojoksatu.id Group), peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18:30 WIB. Ketika itu korban dibonceng rekannya, Gugun (17), mengendarai motor Honda Beat warna merah dari Gunungsindur menuju Parung.

Tatkala melintas di sekitaran wilayah Pedurenan untuk berhenti sejenak, korban dibacok dan dianiaya hingga nyawanya tak tertolong lagi.

“Belum sempat turun, tiba-tiba ada dua orang tidak dikenal mengendarai satu sepeda motor datang dari belakang. Seorang di antaranya langsung membacok korban. Akibatnya korban bersimbah darah,” papar Gugun seperti yang disampaikan saat memberi keterangan ke aparat polisi.

Lepas kejadian, Gugun beserta rekan korban lainnya langsung memberi pertolongan dan membawa Juan ke Rumah Sakit (RS) Insani Parung. Karena alat yang tidak memadai, korban kemudian dirujuk ke RS Duafa Kemang.

Setelah mendapat tindakan medis dari rumah sakit, korban meninggal dunia sekitar pukul 19:30 WIB. Sedangkan pelaku yang membacok korban langsung pergi mengendarai sepeda motor ke arah Parung.


loading...

Feeds