Ini Penjelasan BEM IPB Terkait Rekan Mahasiswa yang Ditangkap Saat Demo di Istana

BEM IPB berikan keterangan terkait aksi di Istana pekan lalu.

BEM IPB berikan keterangan terkait aksi di Istana pekan lalu.

 

POJOKJABAR.com, BOGOR – Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) Bogor memberikan keterangan terkait penangkapan yang dilakukan Polda Metro Jaya saat aksi untuk tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK di Istana Merdeka pada Jumat (20/10/2017) pekan lalu.

Dalam konferensi pers tersebut turut dihadiri oleh sejumlah mahasiswa IPB yang ditangkap yang kini sudah dibebaskan.

Mereka yaitu Yogi, Fahrizal Amir Susilo, dan Muhammad Yahya Syifaudin.

“Jadi hari ini kita ingin menjelaskan kronologis kejadian beberapa penangkapan mahasiswa yang ditangkap oleh pihak Polda Metro Jaya saat melakukan aksi tiga tahun Pemerintah Jokowi – JK beberapa waktu lalu di Istana Merdaka, Jakarta hingga akhirnya terjadi chaos pada malam itu,” ujar Wakil Presiden BEM KM IPB, Fahrizal Amir kepada Pojokjabar, Senin (23/10/2017) malam.

Farizal pun menjelaskan kedatangan BEM IPB hanya untuk bertemu Presiden Jokowi dengan tujuan membahas pertanian.

“Saat itu kita melakukan aksi dari pagi hingga sore menjealng magrib, terus aksi kita lanjutkan dari Isya karena ada pernyataan bahwa pak Jokowi akan menemui kita, karena pak Jokowi rindu akan demo, setelah itu  sambil menungu kita lakukan doa bersama, namun pada jam 23.00 malam itu sejumlah kepolisian melakukan aksi persuasif dengan menendang dan menarik beberapa kawan kita dari IPB hingga akhirnya diamankan,” katanya.

Seperti diketahui dalam aksi tiga tahun pemetintah Jokowi-JK dari Institut Pertantian Bogor (IPB) menyertakan 250 orang enam diantaranya menjadi tersangka.

“Namun dari enam tersangka tersebut empat diantaranya sudah dibebaskan, dua orang masih ditahan atas nama Panji Laksono dan Muhammad Ardi Sutrisbi,” pungkasnya.

 

(Adi/Pojokjabar)


loading...

Feeds