Undang KPK, BIG Ancam Pegawainya yang Terima Gratifikasi Bakal…

BIG mengundang perwakilan KPK untuk memberikan penjelasan terkait penerimaan gratifikasi baik barang maupun uang.

BIG mengundang perwakilan KPK untuk memberikan penjelasan terkait penerimaan gratifikasi baik barang maupun uang.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Badan Informasi Geospasial mengundang perwakilan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) memberikan penjelasan terkait penerimaan gratifikasi baik barang maupun uang.

Hal itu dilakukan agar para pegawai yang bekerja di Badan Informasi Geospasial selalu mengedepankan profesonalisme dan agar selalu menolak gratifikasi dalam bentuk apapun.

“Hari ini kami sengaja mengundang KPK untuk menjelaskan larangan gratifikasi dan hukuman pidana penjara 4 hingga 20 tahun dengan denda Rp200 juta hingga Rp1 miliar sesuai Undang-undang nomor 31 tahun 1999 junto Undang-undang nomor 20 tahun 2001. Gratifikasi ini salah satu dari 7 kelompok tindak pidana korupsi,” ujar Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) Hasan Zainal Abidin, disela -sela hari jadi Badan Informasi Geospasial, Jumat (13/10/2017).

Hasan pun menjelaskan agar menekan potensi atau peluang pegawai menerima gratifikasi, ia sudah melakukan perubahan aturan dan juga sudah melakukan peningkatan pendapatan kinerja.

“Kami lakukan pencegahan dulu dengan mengubah aturan agar seketat mungkin agar mereka tak ada peluang menerima gratifikasi. BIG juga sudah meningkatkan kesejahteraan dengan menambah pendapatan kinerja para pegawai,” papar Hasan.

Hasan menjelaskan, petugas Inspektorat BIG juga mengawasi rekanan atau pengusaha yang mengerjakan proyek pengadaan informasi geospasial yang ada di BIG dengan total anggaran sekitar Rp 490 miliar.

Hasan juga menegaskan akan menyerahkan sepenuhnya kepada KPK ataupun aparat hukum lainnya apabila ada pegawai BIG yang tertangkap karena menerima gratifikasi baik dari pihak ketiga, rekanan atau lainnya.

“Apabila ada pegawai BIG yang menerima gratifikasi lalu  tertangkap aparat hukum maka kami tak akan membela dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat hukum. Kalau inspektorat dari internal yang mengetahui bahwa pegawai tersebut telah menerima gratifikasi, maka kami akan berikan sanksi sesuai aturan kepegawaian,” tegasnya.

 

(adi/pojokjabar)



loading...

Feeds

persikad-depok

Persikad Depok Turun Kasta ke Liga 3

POJOKJABAR.com, DEPOK – Persikad Depok bak jatuh tertimpa tangga. Setelah kepemilikannya berpindah-pindah, informasi teranyar tim berjuluk Serigala Margonda itu terdegradasi …