Musim Penghujan, Harga Sayuran di Bogor Turun Drastis

MENUNGGU PEMBELI: Pedagang sayur di Pasar Leuwiliang menunggu calon pembeli di depan dagangannya. Arifal/Radar Bogor

MENUNGGU PEMBELI: Pedagang sayur di Pasar Leuwiliang menunggu calon pembeli di depan dagangannya. Arifal/Radar Bogor

POJOKJABAR.com, BOGOR – Memasuki musim penghujan, harga sejumlah komoditas bumbu dapur dan sayur mengalami penurunan. Seperti cabai, tomat serta bawang terjun bebas.

Anjloknya harga disebabkan oleh produksi tanaman melimpah. Sementara, pasar tidak mampu menyerap secara keseluruhan. “Pasokan banyak, jadi harga murah.

Terus musim hujan, cepat busuk dagangan,” ujar pedagang sayur di Pasar Leuwiliang, Doni Mulyadi (32) kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group).

Hal ini membuat para petani sayur mayur di wilayah barat Kabupaten Bogor cemas. Mereka khawatir merugi lantaran hasil panen tak menutupi biaya produksi.

Seperti yang dikatakan Hasyim (65). Petani asal Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang itu mengaku harga jual tanamannya rendah.

“Paling dirasakan terhadap cabai. Petani harus menjual Rp5.000-6.000 per kilogram. Dijual lagi oleh pedagang di pasar sekitar Rp9.000 hingga Rp11.000,” jelasnya.

Begitu pun dengan harga tomat. Saat ini mengalami penurunan dari Rp6.000 per kilogram menjadi Rp4.500 per kilogram. Sedangkan untuk harga di pasar  berada di kisaran  Rp8000-9.000 per kilogram.

“Padahal minggu lalu harga tomat masih bagus. Berada di kisaran Rp 7000 dan dijual pedagang pasar Rp10.000,”tukasnya.

(radar bogor/all/c)



loading...

Feeds

persikad-depok

Persikad Depok Turun Kasta ke Liga 3

POJOKJABAR.com, DEPOK – Persikad Depok bak jatuh tertimpa tangga. Setelah kepemilikannya berpindah-pindah, informasi teranyar tim berjuluk Serigala Margonda itu terdegradasi …