Terminal dan Stasiun Bojong Gede Bogor Segera Terhubung

SEPI: Belum semua angkutan umum masuk Terminal Bojonggede, sehingga akan segera dibangun TOD. Sofyan/Radar Bogor

SEPI: Belum semua angkutan umum masuk Terminal Bojonggede, sehingga akan segera dibangun TOD. Sofyan/Radar Bogor

POJOKJBARA.com, BOGOR – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), berencana untuk mengintegrasikan stasiun kereta api dengan terminal Bojong Gede.

Dalam Detail Engineering Desain (DED), terdapat pilihan yakni membuat jembatan penyebrangan orang (JPO) yang menghubungkan antara terminal dengan stasiun atau Transit Oriented Development (TOD).

Hal itu, diungkapkan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana pada Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah dan Penelitian Pembangunan (Bappeda Litbang) Kabupaten Bogor, Ajat Rohmat Jatnika.

“Harapannya pergerakkan masyarakat berdasarkan angkutan publik massal. Kelihatannya yang akan dipilih market TOD itu. Bukan hanya sekedar JPO,” ujarnya kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group).

Untuk lokasi, kata Ajat, berada di antara terminal dan stasiun kereta api. Bahkan, diharapkan pembangunan bisa masuk hingga ke dalam stasiun.

Tapi, ia tidak bisa memastikan itu terjadi. Sebab, apabila pembangunan dilakukan pemerintah daerah akan terkendala dalam konteks koordinasi kewenangan dengan PT KAI dan lainnya. “Jadi mudah-mudahan dengan BPTJ ini bisa masuk kemana-mana,” tuturnya.

Ajat menambahkan, pelaksanaan kegiatan pun seharusnya saat ini sudah dilakukan. Jika saat ini belum dilakukan, maka menurutnya BPTJ tengah berkonsentrasi pada perencanaan yang matang.

“Harusnya, tahun ini sudah action. Kalau, tanggal segini mungkin konsentrasi ke perencanaan. Kayanya perencanaannya kurang mateng jadi paling 2018 (dikerjakan),” paparnya.

Ia meminta, masyarakat tak perlu khawatir, karena dalam pembangunan nantinya tidak ada penggusuran.

(radar bogor/rp2)



loading...

Feeds