Jembatan Tol Bocimi Ambruk Tewaskan Satu Pekerja, Polisi Selidiki Kasusnya, Proyek Dihentikan?

Proyek jembatan tol Bocimi mendadak ambruk, Jumat (22/9/2017)

Proyek jembatan tol Bocimi mendadak ambruk, Jumat (22/9/2017)

POJOKJABAR.com, BOGOR – Kepolisian Sektor Caringin akan memproses kasus kecelakaan kerja yang menimpa karyawan PT Waskita di Kampung Tenggek RT04/01 Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin.

Untuk penyelidikan ini petugas memanggil sejumlah saksi yang ada di lokasi.

Kendati demikian, proses pengerjaan proyek jalan tol tetap dilanjutkan. Meski dipasangi police line, para pekerja beraktifitas seperti biasa tak jauh dari lokasi.

“Masih tahap menyelidiki, namun pembangunan tetap dilanjutkan, (insiden) masih tahap lidik,” ujar Kapolsek Caringin AKP Fitria Juanda kepada Pojokjabar, Sabtu (23/9/2017).

Fitria pun belum memastikan  terkait jika ada indikasi mengarah kepada penetapan  tersangka dikenakan pasal pidana KUHP.

“Kami belum bisa sampaikan karena masih tahap lidik,” ucapnya.

Insiden jembatan ambruk itu menewaskan satu pekerja dan satu luka berat, satu orang lagi luka ringan.

Kepada Pojokjabar, Kapolsek Caringin AKP Fitria Juanda, hasil cek TKP sementara diduga jembatan tersebut runtuh akibat pada saat pelepasan slink crane belum terpasang sepenuhnya.

Sehingga badan jembatan terjatuh dan menimpa pekerja.

“Adapun korban Maman (25) asal Cileduk-Kuningan meninggal dunia,” ujar Kapolsek.

Selain Maman, korban lain yakni Saripudin (35) mengalami patah tulang pada bagian kaki sebelah kanan.

Satu pekerja lainnya, Darwin (30), mengalami luka sobek di kaki sebelah kanan.

 

(don/pojokjabar)


loading...

Feeds