4.000 Guru di Bogor Terancam Tidak Dapat Kespeg, Penyebabnya..

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, BOGOR – Sebanyak 4.000 guru honorer terancam tidak akan mendapatkan dana kesejahteraan pegawai (Kespeg) dari pemerintah Kabupaten Bogor. Hal tersebut lantaran dana sebesar 2,5 miliar rupiah belum pasti dialokasikan.

Kadisdik Kabupaten Bogor, Luthfie Syam mengatakan alokasi anggaran untuk seluruh guru honorer untuk mendapatkan upah belum bisa terpenuhi.

“Yang 2,5 miliar rupiah kami juga belum tahu alokasinya. Tapi memang, kami usulkan untuk pemberian honor kepala empat ribu guru yang belum menerima. Tapi jika lihat kemampuan anggaran sepertinya tidak memungkinkan,” katanya.

Menurutnya, besarnya anggaran Disdik tidak hanya untuk kepentingan pemberian upah guru honorer. Tapi, harus melihat urusan infrakstruktur.

“Itu juga penting, tapi urusan infrastruktur juga harus dilihat. Memang ada efisiensi pekerjaan sarpras, tapi tidak etis jika hasil efisiensi itu dipakai untuk membayar orang,” ucap dia.

Namun, lanjutnya, pihaknya akan mencoba kembali memperjuangkan kenaikan upah guru honorer dalam APBD 2018 nanti.

“Inginnya kita ideal. Semua dapat dan naik paling tidak per orang menerima satu juta per bulan. Tapi, kita juga belum tahu proporsi APBD 2018 seperti apa,” pungkanya.

(adi/pojokjabar)


loading...

Feeds