Diskusi CEO Radar Bogor Grup Hazairin Sitepu dengan Calon Rektor IPB Prof Ari Purbayanto, Kita Belum Optimal Kelola Laut

CEO Radar Bogor Group Hazairin Sitepu berdiskusi dengan Profesor Ari Purbayanto di Graha Pena.

CEO Radar Bogor Group Hazairin Sitepu berdiskusi dengan Profesor Ari Purbayanto di Graha Pena.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Profesor Ari Purbayanto saat ini adalah Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Indonesia di Kualalumpur. Dia menganggap pemerintah belum serius membnerikan perhatian terhadap potensi laut Indonesia yang sangat besar.

Berikut rangkuman diskusi Hazairin Sitepu dengan diplomat yang juga guru besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB itu. Disajikan secara tanya-jawab.

HS : Untuk masa depan pertanian Indonesia, bagaimana IPB melihat laut itu apakah sebagai kekuatan ekonomi atau dia hanya sekadar dijadikan jargon-jargon saja?

AP : Kita ditakdirkan sebagai negara yang agraris. Kultur masyarakat kita sangat dekat dengan alam agraris, termasuk di dalamnya sebagai nelayan. Kalau lihat sejarah, nenek moyang kita itu pelaut luar biasa, khususnya bangsa Bugis. Mereka sudah membangun kapal kayu yang bisa menyebrangi Madagaskar.

Mungkin saja kita yang menemukan Amerika, bukan Colombus. Melihat situs-situs sejarah, kultur kita memang sebagai bangsa agraris. Dikaruniai alam yang luarbiasa kaya. Tetapi kita belum mampu secara mandiri mengelolanya.

Mengapa gaung pertanian tenggelam, karena dari awal, sejak kita anak-anak, kata pertanian itu tidak melekat. Padahal kita berada di lingkungan itu. Laut apalagi. Laut bahkan mernjadi tempat sampah karena rumah kita membelakanginya.

HS : Lalu bagaimana IPB melihat pertanian di sektor kelautan ini?

AP : IPB luarbiasa. Dari tahun ke tahun ada inovasi. Saya, misalnya, punya inovasi membuat mesin pemisah daging dan tulang ikan. Soal inovasi ini kita selalu rangking pertama. Tetapi kita lemah dalam mengarusutamakan, dalam mengomunika ke pemerintah.

Rektor IPB nanti harus memiliki channeling untuk komunikasi ke politik. ke pemerintah, sehingga tidak besar di kampus saja. Rektor harus bisa mengomunikasikan kepentingan agriculture itu di tingkat politik, kementerian. Dia juga sebagai public speaker.



loading...

Feeds

ilustrasi

Tips Jadi Pemuda Mandiri ala IEC

Jadi pemuda yang mandiri jadi dambaan banyak orang. Bukan hanya mandiri dalam keuangan, namun secara mental dan spiritual pun demikian.