ANEH, Ghina Meninggal Sempat Diduga Akibat Vaksin Rubella, Dokter Minta Tutup Mulut, Kenapa?

Ghina Nazifha Yasmin meninggal usai divaksin rubella

Ghina Nazifha Yasmin meninggal usai divaksin rubella

POJOKJABAR.com, BOGOR – Kematian Ghina Nazhifa Yasmin siswi SD Sentul 1 masih meninggalkan misteri lantaran kematiannya yang sempat diduga karena vaksin imunisasi rubella dibantah Dinkes Kabupaten Bogor.

Dinkes memastikan berdasarkan hasil audit, Ghina meninggal bukan karena imunisasi rubella, melainkan terkena infeksi otak.

“Sehubungan dengan adanya pemberitaan meninggalnya sodara Gina (Citeureup) pasca vaksin MR, maka dari hasil audit yang dilakukan tim Pokja KIPI kabupaten Bogor, Komda KIPI Jabar, dan Komnas KIPI (Selasa, 22 Agustus 2017) disimpulkan sementara bahwa tidak ada kaitan antara vaksinasi MR dgn kematiannya. Hasil pemerikasaan dokter RSSM, laboratorium, rontgen, MRI, cek cairan otak menunjukkan adanya infeksi otak (encefalomyelitis),” ujar Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit, Agus Fauzi.

Pojokjabar masih berusaha meminta keterangan kembali kepada keluarga soal pernyataan Dinkes Bogor atas kematian Ghina.

Namun anehnya dari keterangan keluarga sebelumnya ketika Ghina dirawat di RS Sentra Medika, keluarga dilarang untuk buka suara terkait kematian Ghina.

“Dokter tidak menjelaskan tentang penyakit anak saya, bahkan setelah anak saya meninggal dunia saya diminta pihak rumah sakit untuk tutup mulut,” terang ibu korban, Mimi Dahlia beberapa waktu lalu.

Sebelumnya warga Desa Nutug RT 03/RW 06, Kecamatan Citeuteup, Kabupaten Bogor itu harus berjibaku dengan dampak yang ditimbulkan dari imunisasi rubella.

“Seminggu setelah mendapatkan suntikan imunisasi rubella di sekolahnya SDN Sentul I, tiba tiba anak saya lumpuh,” ujar ibu korban, Mimi Dahlia kepada Pojokjabar, Rabu (22/8/2017).

Karena panik, sang ibu mengajak paman korban ke rumah sakit. Namun beberapa rumah sakit yang didatangi selalu menolak dengan alasan keterbatasan alat.

“Kami ke RS Insani, Annisa, Trimitra, RSUD Cikaret, saat kami sebutkan lumpuhnya  anak kami setelah imunisasi  mereka angkat tangan. Baru kemudian kami ke Sentra Medika diterima dan di sana anak saya meninggal setelah sempat dirawat,” paparnya dengan nada sedih.

Keterangan ini seolah menguat adanya keterkaitan lagi penyakit infeksi otak yang dialami Ghina denagn virus rubella yang belakangan mulai digencarkan pemerintah imunisasinya.

Adakah keterkaitan secara medis antara penyakit infeksi otak dengan virus rubella?

(sta/pojokjabar)



loading...

Feeds

Cindy Clara

Penyakit Aneh Ini Serang Si Cantik Clara

Kekiniannya penyakit aneh terus menyerang manusia. Seperti Cindy Clara, perempuan yang tinggal di Cimanggis ini menjadi kurus seketika. Padahal, perempuan …