Ponpes di Bogor yang Diduga Bakar Bendera RI Punya Waktu 1 Bulan buat Angkat Kaki

Warga geruduk Ponpes Ibnu Mas'ud Bogor karena diduga membakar bendera merah putih, Kamis (17/8/2017)

Warga geruduk Ponpes Ibnu Mas'ud Bogor karena diduga membakar bendera merah putih, Kamis (17/8/2017)

POJOKJABAR.com, BOGOR – Pihak Ponpes Ibnu Mas’ud akhirnya menyepakati permintaan warga untuk menutup aktivitas pondok usai dilakukan mediasi antara perwakilan warga, tokoh agama, pejabat pemerintah setempat bersama polisi.

Dari hasil mediasi itu disepakati, Ponpes diberi kesempatan menutup kegiatannya dalam jangka waktu satu bulan.

“Salah satu hasil pertemuan, Ibnu Mas’ud siap memberhentikan kegiatan pendidikan diberi waktu kesempatan sampai satu bulan ke depan,” ujar Sekretaris Camat Tamansari, Ridwan.

Sementara Kades Sukajaya Wahyudin Sumardi juga menegaskan Ponpes tersebut sudah harus tidak berada lagi di tempat tersebut.

“Waktu yang berikan oleh Muspika selambat-lambatnya tanggal 17 September 2017 Ponpes Ibnu Mas’ud sudah tidak ada di Desa Sukajaya dan ditolak keberadaanya,”  ujar Kades.

Pihak ponpes sendiri enggan berbicara banyak soal insiden ini. Ponpes hanya menyetujui apa yang sudah disepakati untuk tidak melanjutkan kegiatan.

 

(sta/pojokjabar)


loading...

Feeds

Ilustrasi PJU.

Dishub Kota Cimahi Pasang 367 PJU Baru

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi sepanjang tahun ini telah melakukan penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) baru sebanyak …