Foto-foto Pemeriksaan 3 Wanita di Bawah Umur Dijadikan PSK Online, Begini Isi Chat Mamih Mucikari

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, BOGOR – Seorang mucikari dengan modus prostitusi online ditangkap polisi karena mempekerjakan tiga orang wanita di bawah umur.

Polisi membeberkan bukti percakapan via aplikasi pesan online seorang mucikari ketika menjajakan tiga wanita masih di bawah umut.

Tersangka asal Cianjur itu ditangkap saat menyediakan tiga orang korban yakni inisial AS(16) warga Ciawi, TP (14) warga Desa Teluk Pinang Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor, dan SF (16) warga Bogor Timur.

WhatsApp Image 2017-08-13 at 3.32.46 PM

prostitusi online

Dari bukti percakapan yang diamankan polisi itu terungkap bagaimana modus dan besaran transaksi yang dilakukan pelaku.

Pelaku di tangkap di Hotel Bumi Pahrayangan Jalan Ciawi dekat Kantor Pos Pasar Ciawi Kabupaten Bogor, Jumat (11/8/2017).

Awalnya, Yudhi Wiyana SH (40) warga Aspol Polsek Ciawi, sering melihat adanya praktek prostitusi atau perdagangan anak di bawah umur.

Pelaku menawarkan harga per orang Rp 400 ribu, sedangkan mucikari mendapat fee sebesar Rp 300 ribu.

Modus operandi yang dilakukan yakni tersangka menawarkan PSK usia antara 14-16 tahun ke atas melalui SMS (pesan singkat) dengan kesepakatan mucikari mendapatkan fee Rp. 100 rb.

Setelah terjadi kesepakatan pelaku akan menemui konsumennya.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita tiga unit telepon genggam dan uang tunai Rp 580 ribu.

Kini, para pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polsek dan kemudian dibawa ke Sat Reskrim unit PPA Polres Bogor.

Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap korban, saksi, tersangka, dan melakukan pendampingan.

Bukan itu saja, polisi juga menghubungi orang tua korban untuk selanjutnya diserahkan kepada orang tua dan melakukan penahanan terhadap tersangka.

(Iks/ pojokjabar)


loading...

Feeds

[14:51, 12/12/2017] Dhoni Pojoksatu. id: BNN Musnakan Ladang Ghat  di Bogor

BNN Musnakan Ladang Ghat yang “Ngumpet” di Bogor

POJOKJABAR.com, Bogor– Keberadaan ladang ghat tanaman yang mengandung zat cathinone kembali dibongkar Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia. Direktorat Narkotika Deputi Peberantasan pada …