Sulitnya Mendapatkan Bahan Baku Gula Aren di Bogor

KURANG BAHAN BAKU: Warga Malasari kini lebih memilih membuat kue ketimbang gula aren. Foto: Arifal/Radar Bogor

KURANG BAHAN BAKU: Warga Malasari kini lebih memilih membuat kue ketimbang gula aren. Foto: Arifal/Radar Bogor

POJOKJABAR.com, BOGOR – Desa Malasari, dikenal dengan produksi gula arennya. Akan tetapi kini produksi gula aren malah menurun dikala permintaan pasar melonjak. Penyebabnya jumlah pohon aren kini terus menurun yang membuat para pembuat gula aren kekurangan bahan baku.

Ini membuat sebagian para pembuat gula aren pidah pekerjaan menjadi pembuat kue. Seperti Heni (21), warga Desa Malasari, Kecamatan Nanggung ini mengaku beralih membuat kua cucur dan kue ali.

“Jika dijual gula arennya sedikit, jadi kami olah menjadi makanan tradisional seperti kue cucur dan kue ali yang kami pasarkan di pasar-pasar,” ujarnya kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group), Jumát (11/08/2017).

Kondisi ini dibenarkan Sekdes Malasari, Sukandar. Untuk produksi gula aren di desanya masih berjalan hingga skarang. Bahkan permintaan melonjak hingga 200 persen.

Kini para pembuat gula aren terus berkurang dan beralih profesi menjadi petani dan pembuat kue. “Permintaan banyak, bahan dari luar Bogor, namun bahan bakunya sekarang susah didapat. Dimana kini pohon aren yang tersisa hanya seribu pohon,” tukasnya.

(radar bogor/all/c)



loading...

Feeds