Polda Jabar Kumpulkan Pemangku Adat Sunda

KOMPAK: Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan (syal putih) pada pembukaan Sawala Kebangsaan “Indonesian Nation Spirit” Masyarakat Adat dan Budaya Sunda 2017, di Bumi Perkemahan Kiara Payung, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, jumát (11/8/17). Ist

KOMPAK: Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan (syal putih) pada pembukaan Sawala Kebangsaan “Indonesian Nation Spirit” Masyarakat Adat dan Budaya Sunda 2017, di Bumi Perkemahan Kiara Payung, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, jumát (11/8/17). Ist

POJOKJABAR.com, BOGOR – Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar Sawala Kebangsaan “Indonesian Nation Spirit” Masyarakat Adat dan Budaya Sunda 2017, yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Kiara Payung, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat hingga Minggu (11-13/8/17).

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Drs. Anton Charliyan saat membuka Sawala Kebangsaan, mengatakan, kegiatan tersebut sebagai upaya dalam merajut kerja sama dengan para tokoh adat dan budaya di Tatar Sunda.

“Para pemuka dan pemangku adat memiliki peran strategis dalam membina masyarakat. Karenanya kami gelar kegiatan ini,” ungkap Anton.

Istilah Sawala, beber Anton, berasal dari trasi Kerajaan Galuh pada abad ke-7 M. Saat itu ada sawala atau perundingan antara Prabu Sanjaya dengan Prabu Manarah (Ciung Wanara) yang memiliki ikayan keponakan dengan paman.

Perhelatan Sawala Kebangsaan merupakan kegiatan akbar perdana Polda Jawa Barat dalam melibatkan para pemuka adat dan budaya.

Menurut mantan Kapolda Sulawesi Selatan ini, budaya dapat dijadikan solusi dalam mengatasi berbagai masalah kebangsaan, seperti radikalisme dan terorisme.



loading...

Feeds