Ditampar, Ditendang, Muka Diludahi, Bocah SD di Bogor Dianiaya Ibu-ibu di Angkot

PENGANIAYAAN: Siswi korban penganiayaan di angkot yang ditemui di kediamannya di Pasirkuda, Kecamatan Bogor Barat. FOTO: PUTRA/METROPOLITAN/JPNN

PENGANIAYAAN: Siswi korban penganiayaan di angkot yang ditemui di kediamannya di Pasirkuda, Kecamatan Bogor Barat. FOTO: PUTRA/METROPOLITAN/JPNN

POJOKJABAR.com, BOGOR – Ironis. Seorang bocah 13 tahun menjadi korban bullying dan penganiayaan, di kota yang baru saja mendapat predikat sebagai kota layak anak ini.

SD, warga RT 05/06 Kelurahan Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, ditampar, ditendang, hingga diludahi seorang perempuan dewasa yang juga tetangganya sendiri. Penganiayaan itu terjadi di dalam angkutan kota dan menjadi tontonan orang banyak.

Kepada Radar Bogor  (Pojoksatu.id Group), bocah yang masih duduk di bangku kelas dua SMP ini menuturkan kisah pilunya itu. Si pelaku, EV (47) adalah ibu dari CK (22), remaja lelaki yang dikenal dekat dengan korban.

SD awalnya memesan sebuah handphone merek Samsung J5 kepada CK pada Minggu (30/7/17). Tapi pesanan itu tak sesuai harapan. Yang diterima SD malah handphone buatan Tiongkok.

“Saya minta ditukar sesuai yang saya pesan,” tuturnya.
CK kemudian mengajak SD ke sebuah tempat di Kelurahan Paledang dengan dijanjikan barang pesanannya. Bukan handphone yang didapat, SD malah diajak menginap semalam di tempat tersebut.

“Dia mau pulang, tapi tidak tahu tempat dan jalan pulang. Apalagi tidak mengantongi uang untuk ongkos pulang,” timpal orang tua SD, Wawan Suwardi (44), yang didampingi korban saat diwawancara Radar Bogor (Pojoksatu.id Group), Rabu (02/08/2017).

CK kemudian membawa SD pulang Senin (31/7/17) pagi, menumpang angkutan kota. Tetapi ketika angkot tersebut berhenti di persimpangan lampu merah Pasir Kuda, rupanya orang tua CK, EV naik angkot yang ditumpangi keduanya.


loading...

Feeds