Pengendara Minta Betonisasi Jalan di Gunungputri Bogor Dipercepat

PEMBANGUNAN: Proyek pembangunan Jalan Raya Gunungputri dan Klapanunggal menjadi biang kemacetan setiap hari. Foto: Aziss/Radar Bogor

PEMBANGUNAN: Proyek pembangunan Jalan Raya Gunungputri dan Klapanunggal menjadi biang kemacetan setiap hari. Foto: Aziss/Radar Bogor

POJOKJABAR.com, BOGOR – Kepadatan lalulintas jalan Gunungputri-Klapanungal menjadi rutinitas tiap hari. Namun, kondisi ini semakin diperparah adanya proyek pembangunan jalan provinsi yang tak kunjung selesai.

Pembangunan jalan ini berlangsung lebih dari dua bulan. Sejak dikerjakan, arus lalulintas terpaksa dibuat satu jalur, sehingga para pengendara harus rela bergantian.

Kondisi itu menuai kekecewaan pengendara. Seperti Sony (33), pengendara dari Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup ini menganggap proyek betonisasi ini terkesan lamban sehingga merugikan para pengendara.

“Lewat sini jadi lama. Bisa satu jam lebih, harusnya proyek ini bisa dipecepat,” ujarnya kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group), Minggu (16/07/2017). Hal Senada dikatakan Sapri (41). Pemilik warung nasi di Jalan Raya Gunungputri ini mengaku ikut dirugikan.

“Sepi, karena pelangga bingung mau parkir kendaraan di mana karena jalan macet terus,” keluhnya. Dia berharap proyek perbaikan jalan ini segera tuntas agar kerugian masyarakat tak terlalu besar.

“Saya setuju perbaikan jalan ini, tapi kalau terlalu lama didiamkan seperti ini bisa banyak yang bangkrut,” ucapnya. Terpisah Camat Gunungputri, Juanda mengaku tidak dapat berbuat banyak membantu masyarakat yang merasa dirugikan dengan adanya proyek jalan.

“Kontraktornya tidak pernah komunitas karena memang wewenang provinsi,” ujarnya kepada Radar Bogor. Camat hanya tahu ada proyek jalan, selebihnya pemerintah kecamatan tak bisa berbuat apa-apa.

(radar bogor/azi/c)


loading...

Feeds