Napi Jadi Bos Jaringan Narkoba,133 Kg Ganja Disita Polres Bogor

PENGUNGKAPAN: Kapolres Bogor AKBP AM Dicky (kanan) bersama Muspida menghadiri ekspose penangkapan pengedar dan barang bukti narkoba, senin (19/06/2017). Foto: Sofyan/Radar Bogor

PENGUNGKAPAN: Kapolres Bogor AKBP AM Dicky (kanan) bersama Muspida menghadiri ekspose penangkapan pengedar dan barang bukti narkoba, senin (19/06/2017). Foto: Sofyan/Radar Bogor

POJOKJABAR.com, BOGOR – Perang terhadap narkoba terus ditabuh. Kali ini, Polres Bogor mengungkap jaringan peredaran ganja yang dikendalikan dari lembaga pemasyarakatan (lapas).

Dua tersangka IHM (36) dan BTY (33) ditangkap termasuk barang bukti sebanyak 133 kilogram ganja kering siap edar. Kapolres Bogor, AKBP AM Dicky menuturkan, para pelaku ditangkap dari berbagai tempat.

Menurutnya, awalnya diketahui IHM yang sudah menjadi target dibekuk Selasa (13/06/2017) sekitar pukul 19.30 saat bersembunyi di kontrakannya di wilayah Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi. Saat itu, polisi menemukan 132 paket ganja yang sudah dikemas dalam paket masing-masing 1 kilogram.

“Saat diinterogasi, kepada penyidik tersangka mengaku memperoleh barang dari temannya yang berada di lapas,” tutur Kapolres.

Namun, Dicky enggan menyebutkan nama lapas tersebut. Tak puas dengan hasil tersebut, polisi kemudian melakukan pengembangan dan menangkap BTY di Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong dengan barang bukti ganja 1 kilogram, Rabu (14/06/2017) sekitar pukul 12.30. “Pemilik ganja ini, sebenarnya dimiliki orang (napi) lapas,” ucapnya.



loading...

Feeds