Jelang Ramadan Ribuan Petasan Disita Polsek Jonggol Pedagang Kapok, Rugi Jutaan

RAZIA: Polisi menyita petasan berbahaya di salah satu toko. Foto: Azis/Radar Bogor

RAZIA: Polisi menyita petasan berbahaya di salah satu toko. Foto: Azis/Radar Bogor

POJOKJABAR.com, BOGOR – Polsek Jonggol kembali menggelar operasi Cipta Kondisi. Polisi menyita ribuan petasan yang dijual di beberapa lokasi. Antara lain lokasi Pasar Baru, Jonggol, Jalan Raya Jonggol-Cariu, Jumát (19/5).

Operasi digelar pukul 10.00 hingga 11.00 WIB dipimpin langsung oleh Kapolsek Jonggol, Kompol Agus. Sebanyak 1001 petasan berdaya ledak tinggi disita.

Ussai dirampas, ribuan petasan itu langsung dimusnahkan. “Semua pertasan langsung kami musnahkan dengan direndam air,” tukas Kapolsek Jonggol, Kompol Agus.

Menurutnya, penghilangan petasan di pasar tak cukup dengan penyitaan. Penjual petasan juga digiring ke kantor Polsek untuk dibina.

“Mereka kami bawa untuk di-BAW, dibuatkan surat pernyataan, dibuatkan STP, serta diberikan arahan supaya tidak menjual petasan yang dilarang sesuai aturan pemerintah, apalagi menjelang bulan puasa,” ujarnya.

Upaya Polsek tersebut membuat jera para pedagang. Salah satunya Suparna (44), pedagang petasan di Pasar Jonggol. Ia mengaku kapok menjual petasan.

Lantaran, bukan menuai untung justru merugi. “Modal saya Rp3 juta hilang, Mas. Kapok saya jualan (pertasan, red) lagi,” tuturnya.

Terlebih lagi, niatnya mencari uang halal dengan berjualan bertentangan dengan hukum. “Sumpah saya baru tahu kalau jualan petasan melanggar hukum. Makanya gak akan lagi saya berani,” tuturnya.

(radar bogor/azi/c)



loading...

Feeds

20170725_224115

Ratusan Buruh Kepung PT.Kinugawa

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Ratusan buruh yang tergabung kedalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) melakukan aksi demo di depan pabrik …
uang

Audit Anggaran Urusan Pekerjaan Umum

Berdasarkan kajian sementara, terdapat sejumlah penyebab yang membuat banyak kegiatan tidak terlaksana. Di antaranya karena keterbatasan waktu pengerjaan, ada keraguan …