Kondisi Jembatan Leuwiranji di Kabupaten Bogor Tinggal Tunggu Rubuh

TUNGGU AMBRUK: Jembatan Leuwiranji tinggal menyisakan pelat baja akibat aspal jalan terkelupas karena sering dilalui kendaraan bertonase berat. Foto: Galuh/Radar Bogor

TUNGGU AMBRUK: Jembatan Leuwiranji tinggal menyisakan pelat baja akibat aspal jalan terkelupas karena sering dilalui kendaraan bertonase berat. Foto: Galuh/Radar Bogor

POJOKJABAR.com, BOGOR – Dua jembatan yang menuju Kecamatan Rumpin, kondisinya makin mengkhawatirkan. Yakni jembatan Leuwiranji di Desa Sukamulya, yang menghubungkan Kecamatan Rumpin dengan Kecamatan Gunungsindur dan jembatan Grendong di Desa Kampung Sawah, yang merupakan akses penghubung antara Rumpin dengan Ciseeng.

Saat ini kondisinya semakin memprihatinkan. Selain aspal yang jalan yang sudah hancur, rangka besi jembatan juga sudah terlihat ke atas permukaan jalan. Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan dan membuat warga merasa was-was saat melintas.

“Di jembatan ini banyak melintas mobil tronton besar bertonase tinggi. Padahal sudah ada larangan batas maksimal delapan ton, tapi tetap saja dilanggar.

Kalau jembatan rusak dan hancur masyarakat yang akan dirugikan,” ujar Ketua RW 02 Kampung Leuwiranji, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin Jefri, kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group), Kamis (18/05/2017).

Jaro Jefri, sapaan akrabnya, mengungkapkan, warga was-was dan resah melihat kondisi jembatan Leuwiranji yang sangat membahayakan. Pasalnya, jalan sangat licin karena hanya lempengan baja yang tersisa, sedangkan aspalnya sudah hancur. “Bahkan jembatan terasa bergoyang saat dilintasi truk tronton,” sebutnya.

Ia menambahkan, di beberapa bagian juga terlihat baut pengikat jembatan sudah kendur dan terlepas. Badan jalan pun hanya menyisakan plat lempengan baja.

“Kami minta Pemerintah Kabupaten Bogor harus tanggap dan segera memperbaiki jembatan Leuwiranji. Jangan sampai terjadi korban jiwa baru pada sibuk dan ribut memperbaiki,” kesalnya.

Kondisi serupa juga terjadi di jembatan Gerendong di Desa Kampung Sawah. Menurut salah seorang tokoh masyarakat Azid (44), kerusakan terjadi terutama pada badan jalan karena aspal yang sudah hancur.

“Seharusnya pemerintah segera memperbaiki jalan dan jembatan tersebut. Jangan biarkan keselamatan warga dan pengguna jalan terancam bahaya.” tukasnya.

(radar bogor/cr4/c)



loading...

Feeds

20170725_224115

Ratusan Buruh Kepung PT.Kinugawa

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Ratusan buruh yang tergabung kedalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) melakukan aksi demo di depan pabrik …
uang

Audit Anggaran Urusan Pekerjaan Umum

Berdasarkan kajian sementara, terdapat sejumlah penyebab yang membuat banyak kegiatan tidak terlaksana. Di antaranya karena keterbatasan waktu pengerjaan, ada keraguan …