BPSK Kabupaten Bogor “Panen” Aduan

ilutrasi aduan

ilutrasi aduan

POJOKJABAR.com, BOGOR – Banyaknya pedagang dadakan selama Ramadan terutama menjelang Idul Fitri, membuat Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kabupaten Bogor harus meningkatkan pengawasan.

Ketua BPSK Kabupaten Bogor, Trian Turangga berharap, konsumen saat belanja berbagai kebutuhan tidak tergiur harga murah. “Di mall banyak bermunculan para penjual makanan ataupun barang elektronik baru,” ujar dia kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group), Rabu (17/05/2017).

Trian juga mewanti-wanti agar konsumen yang hendak membeli barang, terutama jenis elektronik. Selain itu, jangan mudah percaya dengan diskon.

“Semisal, penawaranya diskon tapi setelah dibayar ternyata harga normal, itu masuk pidana, hati-hati perlindungan konsumen itu pidananya diatas 5 tahun dan denda Rp2 milyar,” tegasnya.

BPSK Kabupaten Bogor juga akan memastikan komoditi seperti unggas dan daging tidak ada yang menggunakan zat formalin. Lebih lanjut ia mengatakan, laporan pengaduan perdagangan yang masuk relatif tinggi.

“Hampir 12 laporan masuk setiap bulan, tapi dari total kasus yang masuk, ada yang ditindak lanjuti dan tidak. Biasanya saat belum masuk persidangan (sengketa) merek sudah ada kesepakatan,” ucapnya.

Sejauh ini, kasus yang paling banyak ditangani adalah leasing dan perumahan. “Tapi setelah ada surat edaran dari Kapolri penarikan motor di jalan mulai berkurang. Ini sangat baik untuk perlindungan konsumen,” ujar dia.

Sedangkan, untuk laporan kecurangan developer perumahan biasanya sudah membayar down payment (DP) akan tetapi akad kreditnya tidak disetujui tetapi pengembalian uang tidak sesuai dengan perjanjian.

(radar bogor/ded/c)



loading...

Feeds

KEMANDIRIAN: Perempuan nelayan mengikuti pelatihan pendampingan APWI Kabupaten Sukabumi untuk mewujudkan usaha mandiri. FOTO:SUBHAN/RADARSUKABUMI

APWI Kabupaten Sukabumi Gandeng Perbankan

Keseriusan Asosiasi Pendamping Wiraswasta Indonesia (APWI) Kabupaten Sukabumi dalam menciptakan pengusaha mulai tampak. Salah satunya saat ini APWI melakukan pendampingan …