Aksi Donor Darah, Antisipasi Kekurang Stok Darah Saat Puasa

RUTIN DONOR DARAH: Para prajurit TNI mengikuti donor darah di Mal Botani Square, Kamis (18/5).

RUTIN DONOR DARAH: Para prajurit TNI mengikuti donor darah di Mal Botani Square, Kamis (18/5).

POJOKJABAR.com, BOGOR – Pada umumnya, jumlah pendonor darah akan berkurang saat Ramadan tiba. Terlebih bagi umat Muslim yang melakukan ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Padahal, dalam sehari, rata-rata kebutuhan Unit Donor Darah PMI Kota Bogor melayani permintaan sekitar 20-50 kantong darah untuk masyarakat dengan berbagai jenis.

Mengantisipasi hal itu,  Kodam III Siliwangi, bekerjasama dengan Himpunan Alumni Kesatuan (HAK) menggelar aksi donor darah di Mal Botani Square, Kamis (18/5).

Ketua HAK, Wanto Chandra mengatakan, kegiatan donor darah ini sedianya masih menjadi rangkaian dari Hut Kodam III Siliwangi ke-71.

“Kami sebenarnya  rutin melakukan donor darah tiga bulan sekali, nah biasanya menyambut ramadan suka kekurangan darah,”ujarnya kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group).

Panitia kata dia, menyiapkan 200 kantong darah untuk masyarakat yang inging mendonorkan darahnya. Dan hingga pukul 12.00, target 200 kantong darah sudah terpenuhi.

Meski begitu, tak semua calon pendonor lolos uji kesehatan. “Di kisaran 150 kantong darah bisa terkumpul. Selain biasanya stok darah kurang saat ramadan, biasanya kasus  angka kecelakaan juga tinggi, jadi butuh darah banyak,” kata Wanto.
Menggandeng, PMI Kabupaten Bogor juga RS Vania, sambung Wanto, aksi donor darah yang dihelat di pusat perbelanjaan memantik minal calon pendonor yang berasal dari kalangan umum. “Targetnya memang pengunjung mal, malah tak sedikit yang baru kali pertama mendonorkan darahnya,” imbuh dia.

Sementara, Perwakilan Batalyon 23 Grup 2 Kopassus, Letnan II Iqbal Asagaf mengungkapkan, pihaknya membawa sekaligus 27 anggota Kopassus untuk melakukan donor darah.

“Menurut kami donor darah merupakan kegiatan yang baik terutama bagi kesehatan kita. Apalagi sudah menjadi  standar kesehatannya tiga bulan sekali melakukan donor, sama saja dengan pencucian darah,”cetusnya.

(radar bogor/wil/c)



loading...

Feeds