UMKM Kabupaten Bogor Butuh Pasar Khusus

NGARIUNG: Ngobrol santai antara pelaku UMKM bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor Trisno di Kafe Teras Situ Burung, Kamis (20/04/2017). FOTO: Galuh/ Radar Bogor.

NGARIUNG: Ngobrol santai antara pelaku UMKM bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor Trisno di Kafe Teras Situ Burung, Kamis (20/04/2017). FOTO: Galuh/ Radar Bogor.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Radio Republik Indonesia (RRI) bekerjasama dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Bogor, melakukan sosialisasi dengan tema Usaha Mikro Kecil Menengah Menuju Kemandirian di Cafe Teras Situ Burung, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kamis (20/04/2017).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor Trisno mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian juga dari programnya untuk menciptakan ketahanan pangan di level yang tinggi. Dengan ujung tombaknya ada pada desa. “Diharapkan masyarakat luas bisa juga megetahui bagaimana menciptakan ketahanan pangan,” ujarnya kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group).

Ia menghimbau agar UMKM harus mandiri dan tidak lagi mengandalkan bantuan pemerintah. Harus berdiri di atas kakinya sendiri. “Nantinya pemerintah hanya memfasilitasi untuk kemudahan akses perbankan, penjualan dan galeri,” terangnya.

Sementara itu, Camat Dramaga Baehaki mengungkapkan, produk-produk yang dihasilkan oleh UMKM di wilayahnya sudah layak jual. Ia ingin  potensi yang ada bisa terfasilitasi agar bisa lebih berkembang lagi. “Keluh kesah mereka juga menjadi bahan pertimbangan kami ke depan,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Cikarawang Saturi menuturkan, banyak produk UMKM unggulan yang dihasilkan oleh kelompok tani dan kelompok wanita tani. Tapi sering kali mereka terkendala dalam bidang usahanya, baik dalam urusan permodalan dan marketnya. “Saya minta kepada dinas terkait agar produk yang dihasilkan di sini bisa disebarluaskan. Supaya usaha masyarakat bisa berkembang, tidak vakum apalagi hilang begitu saja,” singkatnya.

(radar bogor/cr4/b)



loading...

Feeds

MEGAH: Pabrik semen milik PT SCG terus mendapat sorotan lantaran banyak dugaan pencemaran lingkungan. DOKUMENTASI RADARSUKABUMI

Tindak Tegas PT SCG Sukabumi

Bila perlu bikin Panitia Khusus (Pansus). Dan selama pembahasan, pihak perusahaan tidak boleh melakukan kegiatan pertambangan,