Korban Puting Beliung di Kabupaten Bogor Butuh Bantuan

BERSIHKAN PUING: Polisi dibantu TNI membersihkan puing-puing kerusakan rumah warga,Kamis (20/04/2017).

BERSIHKAN PUING: Polisi dibantu TNI membersihkan puing-puing kerusakan rumah warga,Kamis (20/04/2017).

POJOKJABAR.com, BOGOR –Aksi kerja bakti dilakukan berbagai elemen di Kampung Blok Sukun, Cikupa, Cigelap dan Siliwangi, Desa Cibeuteung Udik, Kecamatan Ciseeng, Kamis (20/04/2017).Hal ini dilakukan lantaran keempat kampung tersebut diterjang puting beliung, sehingga menyebabkan ratusan unit rumah rusak, Rabu (19/4) sore.

Kepala Desa Cibeuteung Udik Bambang Indra Gunawan mengatakan, kerja bakti dilakukan dengan membersihkan puing-puing pasca bencana sejak pukul 08.00-16.00 WIB. Selain perangkat daerah, ikut membantu Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor.

“Data terbaru yang didapatkan sebanyak 31 unit rumah rusak berat,” ujarnya kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group), Kamis (20/04/2017).

Ia menerangkan, yang perlu mendapat perhatian khusus adalah rumah-rumah yang rusak parah. Sebab, pemerintah desa memiliki batas kemampuan dan bantuan, membutuhkan waktu yang cukup lama. Sedangkan para korban tidak mungkin terus-menerus tinggal dirumah saudaranya.

“Alhamdulilah, kalau untuk logistik Dinsos Kabupaten Bogor telah mengirim sejumlah bantuan untuk korban bencana,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Ciseeng Eddy Muslihat mengungkapkan telah melakukan musyawarah dengan perangkat desa. Untuk korban yang rumahnya rusak berat, akan dibantu melalui swadaya dari masyarakat. Namun, tidak semua rumah yang bisa dibantu dengan cara swadaya. “Paling kemungkinan hanya untuk beberapa rumah saja yang bisa dibantu,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Staf Perlindungan Bencana Dinsos Kabupaten Bogor Andri menuturkan, bantuan yang diberikan 200 paket makanan siap saji dan kebutuhan logistik lainnya. “Kami memberikan bantuan berupa sembako, paket makanan siap saji, matras, selimut, dan tenda gulung,” singkatnya.

(radar bogor/cr4/b)



loading...

Feeds

MEGAH: Pabrik semen milik PT SCG terus mendapat sorotan lantaran banyak dugaan pencemaran lingkungan. DOKUMENTASI RADARSUKABUMI

Tindak Tegas PT SCG Sukabumi

Bila perlu bikin Panitia Khusus (Pansus). Dan selama pembahasan, pihak perusahaan tidak boleh melakukan kegiatan pertambangan,