109 Kios di Pasar Merdeka Bogor Digugurkan

KUMUH: Sebanyak 109 kios di Pasar Bogor digugurkan kepemilikannya lantaran menunggak bayar sewa. FOTO: Sofyan/ Radar Bogor.

KUMUH: Sebanyak 109 kios di Pasar Bogor digugurkan kepemilikannya lantaran menunggak bayar sewa. FOTO: Sofyan/ Radar Bogor.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Sebanyak 109 kios dari total 490 kios yang ada di Pasar Merdeka akan digugurkan kepemilikannya. Upaya tersebut terpaksa diambil Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) Kota Bogor melalui Unit Pasar Merdeka lantaran surat peringatan pertama hingga ketiga pada akhir tahun 2016 lalu tak kunjung selesaikan oleh  pemilik kios.

Kepala Unit Pasar Merdeka Syam Suarman, mengatakan, langkah terakhir itu terpaksa ditempuh karena tidak dilakukannya kewajiban para pemilik kios atau pedagang. Kewajiban itu adalah pembayaran Hak Guna Bangunan (HGB) berupa angsuran pembayaran kios yang sudah puluhan tahun nunggak. Para pedagang sejatinya sudah di berikan kesempatan melakukan pelunasan bahkan, tidak sedikit pula adanya ketidakjelasan status kepemilikan karena adanya kios-kios yang telah dipindah tangankan ke pihak lain.

“Pengguguran kios di Pasar Merdeka ini merupakan ketetapan Direksi PDPPJ dalam suratnya dengan Nomor : 977/KEP.60-PDPPJ/2017 tentang Penetapan Pengguguran Kepemilikan kios di Pasar Merdeka,” ujar Syam.

Dalam surat keputusan direksi, disebutkan, keputusan itu diambil karena adanya tunggakan pembayaran atau angsuran kios Pasar Merdeka dari para pedagang. Direksi menilai pedagang tidak memiliki itikad baik untuk  melakukan pelunasan pembayaran kios yang ditempati.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Humas PD-PPJ, Sulhan mengatakan, tidak semua kios di gugurkan, hanya beberapa kios Pasar Merdeka yang memang sudah diberi peringatan satu sampai ketiga dan juga diberi keringanan untuk melunasi hutangnya.  “Namun sampai saat ini pedagang belum menyelesaikan. Sehingga dengan sangat terpaksa PD-PPJ menggugurkan hak kepemilikan 109 kios tersebut,” tandasnya.

Terpisah, perwakilan pedagang Pasar Merdeka, Ade (38) mengatakan dari 109 pemilik kios yang menunggak siap jika dilakukan pengguguran. Sebab, apapun yang dilakukan merupakan masih kewenangan dari PD-PPJ. Tapi, menurutnya masih ada kemungkinan ada yang melunasi jika tunggakannya masih di bawah harga Rp5 juta. “Kalau lunasi tunggakan yang kecil-kecil sih mungkin mau-mau saja untuk lunasin. Tapi, kalau yang tunggakannya di atas Rp5 juta paling lebih milih untuk tutup,” tukasnya.

(radar bogor/wil/cr3/c)



loading...

Feeds

MEGAH: Pabrik semen milik PT SCG terus mendapat sorotan lantaran banyak dugaan pencemaran lingkungan. DOKUMENTASI RADARSUKABUMI

Tindak Tegas PT SCG Sukabumi

Bila perlu bikin Panitia Khusus (Pansus). Dan selama pembahasan, pihak perusahaan tidak boleh melakukan kegiatan pertambangan,