Penambangan Ilegal Batu Kapur di Kabupaten Bogor Merusak Lingkungan

Ilustrasi Penambangan. Radar Bogo.

Ilustrasi Penambangan. Radar Bogo.

POJOKJABAR.COM, BOGOR – Hingga kini, beberapa warga Klapanunggal masih bebas melakukan penambangan ilegal batu kapur di lingkungannya. Meskipun aktivitas itu merugikan warga lainnya, perusakan alam itu seakan diilegalkan lantaran bernaung di lembaga koprasi.

“Banyak yang terganggu. Tapi rata-rata penambang adalah warga Klapanunggal juga,” ujar Suparna (47), warga Desa Klapanunggal. Padahal, aktivitas penambangan itu jelas merusak lingkungan. Udara yang dihirup warga kini bercampur debu.

Tak hanya itu, aktivitas galian juga sempat membuat infrastruktur jalan semakin buruk. “Dulu sempat dicor pemerintah. Meski sedang dibangun jalan, truk tetap lalu-lalang,” keluhnya.

Sementara itu Camat Klapanunggal, Ade Yana mengatakan, proyek pembangunan jalan lingkar Klapanunggal sempat terkendala aktivitas galian batu kapur. Namun, itu bisa diatasi lewat musyawarah.

“Sempat jadi kendala. Tapi, semua tokoh dan aparat keamanan sudah saya undang dan musyawarahkan agar galian tak mengganggu proyek. Alhamdulillah bisa diatasi,” terangnya.

Terkait penutupan galian batu kapur, Ade mengaku masih harus mengupayakan lapangan pekerjaan lain untuk warga aetempat. Pasalnya, berdasarkan data kecamatan, ada ribuan orang yang didominasi warga setempat menjadi penambang batu kapur. Apalagi aktivitas penambangan ini  sudah berlangsung lebih 20 tahun.

(radar bogor/aiz/c)



loading...

Feeds

SINERGI: (kiri kekanan) Kajari Depok Sufari, Letkol Inf R. Moch. Iskandarmanto, Walikota Depok, Muhammad Idris, Letkol Inf. Slamet Supriyanto, Kapolresta Depok Kombespol Herry Heriawan, Kepala PN Depok Budi S, saat acara lepas sambut Dandim 0508/DPK. Ist

Forkopimda Kota Depok Harus Kompak

POJOKJABAR.com, DEPOK – Setelah melakukan pisah sambut di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0508/DPK, Jumát (13/10/17). Prosesi pergantian Komandan Kodim …