Bupati Bogor, Jangan Tolak Pasien BPJS!

FASILITAS BARU: Bupati Bogor Nurhayanti didampingi Kadinkes Angkatan Udara Marsma dr. Arrunsyah saat menyambangi pasien di ruang rawat inap kelas II RSAU dr. Muhamad Hassan Toto, Sabtu (29/10) akhir pekan lalu.

FASILITAS BARU: Bupati Bogor Nurhayanti didampingi Kadinkes Angkatan Udara Marsma dr. Arrunsyah saat menyambangi pasien di ruang rawat inap kelas II RSAU dr. Muhamad Hassan Toto, Sabtu (29/10) akhir pekan lalu.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Rumah Sakit Atang Sendjaja (ATS) berganti nama. Sabtu (29/10/2016) akhir pekan lalu, berubah menjadi RSAU dr. Muhamad Hassan Toto.

Hal ini dilakukan sebagai penghargaan dan penghormatan atas dedikasi Hassan sebagai kepala rumah sakit pada awal berdiri, 17 Januari 1970 silam.

Bupati Bogor Nurhayanti bersama Danlanud ATS Marsma TNI Hari Budianto meresmikan pergantian nama, sekaligus peresmian Kamar Operasi (KO), IGD ruang staf, IPAL dan peresmian tahap 1 ruang rawat inap kelas III. Yang diawali dengan penandatangan prasasti  di halaman RS. dr. Muhamad Hassan Toto.

Nurhayanti mengatakan, kegiatan layanan yang dilaksanakan RS dr. Muhamad Hassan Toto akan memberikan penyembuhan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Sehingga berhasil menebarkan kasih sayang untuk menguatkan harapan dan kesadaran pentingnya hidup bersih dan sehat.

“RSAU Dr. Muhamad Hassan Toto harus terus berupaya memberikan layanan yang berkualitas dan bermutu serta menjamin tidak adanya penolakan pasien yang mengunakan BPJS,”ujarnya.

Yanti juga menambahkan, Pemkab Bogor fokus terhadap pembangunan di bidang kesehatan. Dengan terus meningkatkan aksesibilitas dan kualitas penyelenggaraan pelayanan kesehatan hingga 2018 mendatang.

Pemkab juga bertekad seluruh RSUD dan puskesmas terakreditasi. Sehingga seluruh masyarakat memiliki jaminan kesehatan dan angka harapan hidup termasuk tertinggi di Indonesia.


loading...

Feeds

Air merendam rumah warga di Kec. Pasaleman yang tingginya hampr menutup rumah. Foto: Bagja/pojokjabar

1.000 KK Korban Banjir Butuh Bantuan

POJOKJABAR.com, CIREBON – Lebih dari 1.000 Kepala Kelurga (KK) di Kecamatan Pasaleman Kabupaten Cirebon menjadi korban bencana banjir akibat jebolnya …