Adanya Pemagaran Lahan, Warga dan Pedagang di Kabupaten Bogor Nyaris Bentrok

Sekelompok massa menghadang petugas Satpol PP Kabupaten Bogor yang akan memagar lahan fasos-fasum tersebut, sekitar pukul 09:00, Minggu (30/10/2016).

Sekelompok massa menghadang petugas Satpol PP Kabupaten Bogor yang akan memagar lahan fasos-fasum tersebut, sekitar pukul 09:00, Minggu (30/10/2016).

POJOKJABAR.com, BOGOR – Rencana pemagaran di bekas lahan pedagang kaki lima (PKL) Bukit Griya Jaya, Desa Tlajungudik, terpaksa dibatalkan.

Sekelompok massa menghadang petugas Satpol PP Kabupaten Bogor yang akan memagar lahan fasos-fasum tersebut, sekitar pukul 09:00, Minggu (30/10/2016).

Pembatalan ini terpaksa dilakukan untuk menghindari gesekan. Sebab, saat itu, terdapat dua kelompok massa yang pro dan kontra dengan rencana pemagaran.

“ Saat akan dipagar sekelompok massa datang dan menghadang petugas,” kata Kanit Satpol PP Kecamatan Gunungputri, Siti Nurhaida kepada Radar Bogor, Minggu (30/10/2016).

Penghadangan ini, kata dia, memancing emosi sejumlah warga lain yang mendukung rencana pemagaran. Sejumlah warga yang tinggal di sekitar perumahan bahkan nyaris tersulut emosinya saat pedagang keukeuh menolak dipindahkan.

“ Untungnya bisa dicegah sehingga tidak terjadi keributan. Terpaksa kita membatalkan rencana pemagaran,” terangnya.

Massa yang menolak, lanjut dia, hanya mengizinkan petugas membersihkan puing-puing bangunan yang dua hari sebelumnya dibongkar paksa oleh Satpol PP.

AHM Luncurkan All New Honda PCX Produksi Indonesia

loading...

Feeds