Widih… Ada Kampung Wanita di Puncak Bogor

SEPI: Pedagang keliling melewati rumah di Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua. FOTO : Arifal / Radar Bogor.

SEPI: Pedagang keliling melewati rumah di Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua. FOTO : Arifal / Radar Bogor.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Selain Kampung Janda, wilayah selatan Kabupaten Bogor juga memiliki kampung tak kalah uniknya. Lokasinya berada di Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua.

Penyebabnya, karena penduduk pria pada pagi hingga petang hari bekerja. Hanya anak-anak dan wanita saja yang tetap berada di kampung di bawah kaki Gunung Gede-Pangrango ini. Adat istiadat patuh terhadap suami masih dipertahankan disini.

“Memang susah melihat lelaki saat pagi sampai sore hari. Maka sering disebut dengan kampung wanita. Para suami atau pria berangkat kerja,”ujar warga RT 02/01,  Dewi Sulastri (21) kepada Radar Bogor.

Selain itu, wanita-wanita di kampung tersebut jarang menampakan diri ke luar rumah. Mereka benar-benar menutup rapat pintu hingga suami kembali ke peraduan.

Kaum wanita yang telah menikah, memang dilarang beraktivitas seperti bekerja dan berdagang. Sebab, kebutuhan rumah tangga dilakukan para pria.

“Wanita disini hanya fokus menjaga anak dan mengurus kebutuhan di rumah,”tuturnya.

Semenatara untuk pekerjaan, profesi penduduk Gunung Mas beragam. Ada yang jadi pemetik daun teh, pekerja pabrik, penjaga vila hingga buruh kasar.

“Paling banyak metik teh sama jaga vila yang dilakukan kaum pria disini,” tukas Dewi.

(radar bogor/all)


loading...

Feeds