Proses Lelang Blok F Pasar Kebon Kembang Bogor pada Swasta Bukan Jalan Keluar

PROTES: Belasan pendemo yang tergabung dalam Bogor Raya Centre melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor PDPPJ, Rabu (26/10/2016). FOTO : Nelvi / Radar Bogor.

PROTES: Belasan pendemo yang tergabung dalam Bogor Raya Centre melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor PDPPJ, Rabu (26/10/2016). FOTO : Nelvi / Radar Bogor.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Proses lelang pengelolaan Blok F Pasar Kebon Kembang kepada pihak swasta dinilai bukan jalan keluar untuk menghidupkan pasar tradisional. Tahapan beauty beauty contest yang sudah menjaring tiga investor itu, justu hanya menguntungkan pengusaha bukan pedagang.

Hal itu diungkapkan Koordinator Aksi Bogor Raya Centre (BARAC), Iyan Sopyan dalam aksi unjuk rasanya di depan Kantor PD Pasar Pakuan Jaya (PD-PPJ) di Jalan Pajajaran, Rabu (26/10/2016).

“Beauty Contest Blok F Pasar Kebon Kembang adalah wujud kapitalis-liberalisme ekonomi yang berpotensi praktik KKN, yaitu persekongkolan jahat karena tidak ada transparansi,” ujarnya.

Menurut dia,  Beauty Contest Blok F Pasar Kebon Kembang tidak memiliki dasar hukum yang jelas, dan melanggar Undang-Undang No 5 Tahun 1999 Pasal 22 ,tentang Larangan Praktik Monopoli.

“Kami menolak privatisasi, komersialisasi, dan liberalisasi Pasar Tradisional dengan modus Beauty Contest,” bebernya.

Apalagi kata dia, seluruh peserta lelang punya track record buruk dan tidak sesuai persyaratan yang dibuat PD-PPJ. Tapi panitia tetap keukeuh  Beauty Contest tetap dilanjutkan. Karenanya penegak hukum harus menindak lanjuti masalah ini.


loading...

Feeds