Sistem One Way di Puncak Bogor Cara Urai Kemacetan

Ilustrasi Jalur Puncak Bogor Ditutup. FOTO : Sofyansyah / Radar Bogor.

Ilustrasi Jalur Puncak Bogor Ditutup. FOTO : Sofyansyah / Radar Bogor.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Maraknya penolakan sistem satu arah atau one way Puncak, ditanggapi serius Satlantas Polres Bogor. Selama ini, masyarakat dinilai belum memahami aturan tersebut diterapkan.

Sempitnya jalan di sepanjang jalur Puncak, ditambah jumlah kendaraan makin bertambah, membuat kemacetan seringkali terjadi. Selain itu, para pengendara roda dua maupun  empat tidak tertib. Sehingga membuat banyak titik terhambat.

Kasatlantas Polres Bogor, AKP Silfia Sukma Rosa menjelaskan, bahwa jam diberlakukan one way dimulai dari pukul 07.30 -11.00 WIB dari Jakarta menuju Cianjur. Hal ini diberlakukan karena arus lalu lintas yang terpantau padat dari bawah menuju ke atas.

“Tahapan ini dimulai dari pengurasan arus dari atas dan arah bawah, dengan titik pending dari Riung Gunung hanya satu titik saja. Setelah ditutup, arus dari atas di dorong ke bawah untuk pengurasan dengan menggunakan mobil ranger dan sedan patwal,” ujarnya.

Kemudian pada pukul 14.00 WB, diberlakukan one way  dari atas ke bawah. Tahapan ini diberlakukan dengan menutup arus dari arah Jakarta menuju Cianjur, dengan titik pending arus pospol 1B SP Gadog-Haji Ijah.

Lalu mendorong arus menggunakan kendaraan patwal sampai dengan titik pending Riung Gunung.

Dan yang terakhir penormalan arus pada pukul 18.00 WIB. Mobil patwal menyisir dan merapikan lalu lintas dari arah Riung Gunung menuju Gadog.

“Diharapkan masyarakat lebih mengerti tentang mekanisme one way jalur Puncak,” pungkas Silfia.

(radar bogor/*/rur)


loading...

Feeds