Warga Kabupaten Bogor Kompak Tolak One Way Puncak

MERUGIKAN: Pengendara melintasi spanduk penolakan one way. FOTO : Arifal / Radar Bogor.

MERUGIKAN: Pengendara melintasi spanduk penolakan one way. FOTO : Arifal / Radar Bogor.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Pemasangan spanduk penolakan one way oleh santri mendapat dukungan dari sejumlah elemen masyarakat. Mulai dari LSM hingga PKL di jalur puncak.

Ketua Paguyuban PKL Puncak, Hendro mengatakan, pihaknya mendukung spanduk-spanduk tersebut.

“Sistem satu arah sudah menyengsarakan pedagang dan masyarakat. Contoh kecil, waktu kemarin saja PKL pada digusur,”katanya kepada Radar Bogor.

Hal senada dikatakan tokoh masyarakat Desa Tugu Utara, Muhamad Khoerudin. Ia mendukung jika one way ditiadakan. Hal itu lantaran banyak warga setempat yang terjebak satu arah saat ingin berpergian. Padahal jaraknya tidak jauh.

“selain itu banyak yang keserempet. Soalnya kendaraan  pada ngebut,”tuturnya.

Terkait pemasangan spanduk oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Assanusiah, hal itu dibenarkan oleh salah satu santrinya. Menurut Imam Fajri (21), pemasangan spanduk tersebut baru beberapa hari . Hal ini dilakukan sebagai bentuk protes warga akan jalur one way.

“Sudah enam hari dipasang. Kalau mau lebih jelas, bisa tanta pak ustaz saja. Tapi beliau lagi keluar,” tuturnya.

Imam pun berharap selain Assanusiah, spanduk serupa juga dipasang oleh sejumlah ponpes lainnya di luar jalur Puncak.

“Semoga akan ada aksi pasang spanduk lagi di ponpes lain,” pungkasnya.

(radar bogor/all)


loading...

Feeds