Warga Bogor Saatnya Tegas, Berantas Pungli di Jalan!

CARI SOLUSI: Pungli di jalanan Kota Hujan menjadi sorotan Obsesi Radar Bogor dan Bogor+Sahabats tadi malam. Dalam diskusi yang digelar di lantai lima Graha Pena, KH Abdullah Bin Nuh, itu para unsur pimpinan Muspida sepakat bersama-sama berangus pungli. FOTO : Nelvi / Radar Bogor.

CARI SOLUSI: Pungli di jalanan Kota Hujan menjadi sorotan Obsesi Radar Bogor dan Bogor+Sahabats tadi malam. Dalam diskusi yang digelar di lantai lima Graha Pena, KH Abdullah Bin Nuh, itu para unsur pimpinan Muspida sepakat bersama-sama berangus pungli. FOTO : Nelvi / Radar Bogor.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Pembahasan Obsesi ketiga solusi mengatasi kemacetan Kota Bogor di lantai 5 gedung Graha Pena Radar Bogor sedikit berbeda dan meluas, kemarin malam.

Menyinggung perintah Presiden Joko Widodo soal pemberantasan habis pungutan liar (pungli) harus diterapkan dengan sungguh – sungguh di Kota Bogor.

Salah satu penyebab kemacetan di Kota Bogor ternyata juga ada kolerasinya dengan pungli. Pengamat Transportasi yang juga anggota Bogor+Sahabats, Budi Arif menyatakan, Kota Bogor memang perlu transportasi yang berbasis sistem.

Alasannya, pola transportasi yang ada di Kota Bogor sekarang ini hanya mencari penumpang. Berbeda terbalik dengan angkutan yang sudah berbasis sistem, justru penumpang yang mencari angkutan tersebut.

“ Jika angkutan berbasis sistem ini diterapkan, kemungkinan retribusi akan hilang. Dan pungli pun akan hilang. Kita harus siapkan dulu sistemnya. Kalau hanya gebrakan juga nanti timbul lagi – timbul lagi,” kata Budi.

Menanggapi soal pungli tersebut, CEO Radar Bogor Group, Hazairin Sitepu menegaskan, gerakan pemberantasan pungli ini harus segera diseriuskan. Menurutnya, gerakan sapu bersih ini harus menyapu bersih dan menjaring siapa saja yang menjadi pelaku pungli.

“ Yang kedua, Pemkot harus bertindak lebih tegas dan terbuka. Tidak boleh ada lagi, karena gerakan ini sudah begitu kolektif. Pemkot dalam hal ini semua dinas dan instansi yang terlibat dalam usaha ini harus secara kolektif dan akan membangun kontur baru untuk memecahkan masalah,” kata Hazairin kemarin malam.


loading...

Feeds