Pria di Bogor Ini Dorong Gerobak Jakarta dan Leuwiliang

MANUSIA GEROBAK: Pujianto bersama istri dan dua anaknya yang sehari-hari tinggal di gerobak.

MANUSIA GEROBAK: Pujianto bersama istri dan dua anaknya yang sehari-hari tinggal di gerobak.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Tinggal di rumah, kontrakan maupun tempat kost mungkin sudah jamak, tetapi lain lagi yang dilakukan oleh  Pujianto (35).

Bagaimana tidak, berempat dengan dua anak dan istrinya, pria ini hidup nomaden dan tinggal di gerobak. Dia bahkan sudah merasakan mendorong gerobak Jakarta-Leuwiliang.

Sehari-hari Anto-panggilannya-menarik gerobak mengelilingi sudut-sudut Kota Bogor. Keluarga ini lontang-lantung tak tentu arah dari satu tempat ke tempat yang lain.  Sesekali ia  memungut sampah  yang bisa dijualnya dari jalanan.

Sudah hampir lima tahun ia hidup di gerobak bersama istrinya Erni Supraningsih (30) dan kedua anaknya  Berlan Bulan Suci Romadhon (5) dan  Arabela Islami (7).

“Teu gaduh tempat linggih (tidak punya tempat tinggal).  Dulu di Jakarta usaha warung sama istri,” ujarnya ketika ditemui Radar Bogor, kemarin (19/10).

Keduanya anaknya sedari lahir memang sudah  akrab dengan gerobak. Setiap hari duduk di dekat tungkai depan gerobak tersebut. Tak seperti anak-anak pada umumnya yang bermain riang. Berlan dan Arabela betah berlama-lama di dalam.


loading...

Feeds