Yah, Proyek Pedestrian Kebun Raya Bogor Bakal Molor

SIDAK: Wakil Walikota Bogor  mengecek pedestrian di  Raya Bogor, Selasa (18/10/2016).

SIDAK: Wakil Walikota Bogor mengecek pedestrian di Raya Bogor, Selasa (18/10/2016).

POJOKJABAR.com, BOGOR – Target pembangunan fasilitas pedestrian (pejalan kaki) di sekeliling Kebun Raya Bogor (KRB) tuntas di Desember 2016 kemungkinan bakal tidak kesampaian.

Hingga Selasa (18/10/2016),  progres pembangunan mengalami deviasi minus atau kekurangan progres 14 persen. Fakta itu terungkap dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman.

Kepada wartawan dia menuturkan,  ada beberapa konstruksi pengerjaan yang akan memakan waktu lama untuk dirampungkan. Sedangkan, deadline pengerjaan sudah semakin dekat, yakni 22 Desember 2016.

“Karena  pekerjaannya tidak mungkin ditambah tenaga manusia lagi. Jadi kita rekomendasikan menggunakan alat berat. Jadi untuk meratakan sudah gak bisa manual lagi harus dengan alat berat,” uijar Usmar di sela-sela sidak, Selasa (18/10/2016).

Ancaman molor pun membayangi proyek yang menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp32,3 miliar tersebut.

Semestinya, kata Usmar, saat material masuk ke titik pembangunan harus sesuai dengan waktu dan harus ada bantuan alat besar.

“Begitu material masuk harus dikoreksi, jangan sampai dibawah jam 9 tapi diatas jam 9. Nah jika biasanya butuh 5 hari dengan manual, saya kira 1 hari akan beres jika menggunakan alat berat. Jika begitu kan jadi lebih cepat,” ungkapnya.

Kondisi deviasi pembangunan pedestrian yang minus 14 persen kata dia  sangat mengkhawatirkan. Dia mengaku proyek ini harus sesuai terget. Politikus Partai Demokrat itu pun sudah berkoordinasi dengan kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA).


loading...

Feeds