Gedung DPRD Kabupaten Bogor Megah, Dewan Tak Pro-Rakyat

FINISHING: Para pekerja masih merampungkan pengerjaan gedung DPRD Kabupaten Bogor. FOTO : Sofyansyah / Radar Bogor.

FINISHING: Para pekerja masih merampungkan pengerjaan gedung DPRD Kabupaten Bogor. FOTO : Sofyansyah / Radar Bogor.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Banyak kalangan menilai pembangunan gedung DPRD Kabupaten Bogor yang baru, tak mencerminkan wakil rakyat pro rakyat. Pasalnya, ditengah banyak kemiskinan di Kabupaten Bogor, dewan justru disibukan dengan kemewahan.

“Ini sebuah kebijakan yang sangat ironi. Sikap yang mempertontonkan kemewahan di tengah keterpurukan ekonomi rakyat harusnya tidak dilakukan,” cetus Direktur Kopel Indonesia, Syamsuddin Alimsyah kepada Radar Bogor.

Menurutnya, fasilitas mewah di gedung dewan tak memiliki urgensi kuat jika membandingkan kondisi kemiskinan masyarakat. “Apa DPRD tidak tahu bagaimana kondisi pendidikan di Kabupaten Bogor,” ujarnya sedikit bertananya.

Sekarang, kata dia, masih banyak infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, dan lainnya kondisinya sangat memprihatinkan. Apalagi Kabupaten Bogor tahun ini masuk salah satu daerah terkena pemotogan DAU.

Pembangunan gedung dewan yang megah, menurutnya, itu menunjukan DPRD Kabupaten Bogor tidak memiliki kepedulian terhadap potret buram kemisikan. Dia minta sesekali anggota DPRD harus turun ke lapangan melihat kondsi ril rakyatnya.

“Ada berapa warga yang terpaksa hidup di emperan toko, di gubuk, bahkan belakangan ini ramai ada warga tinggal di kandang kambing,” bebernya.

Bandingkan dengan anggota dewan yang membangun ruangan kerja per orangnya menghabiskan anggaran Rp450 juta.

(radar bogor/ded)


loading...

Feeds

BUMD

BUMD Bandung Barat Masuk Catatan Hitam

POJOKJABAR.com, NGAMPRAH – Mangkirnya Direksi BUMD Kabupaten Bandung Barat PT. Perdana Multiguna Sarana (PMgS) menyulut emosi anggota DPRD Bandung Barat …