Polemik Lelang Gedung Baru DPRD Kota Bogor

MEGAH: Bentuk mini gedung DPRD Kota Bogor yang baru. FOTO : Andika / Radar Bogor.

MEGAH: Bentuk mini gedung DPRD Kota Bogor yang baru. FOTO : Andika / Radar Bogor.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Ketua Forum Pemerhati Jasa Konstruksi (FPJP) Kota Bogor, Thoriq Nasution, masih tidak habis pikir dengan sikap Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang tetap memenangkan PT TDAP, dalam proyek pembangunan gedung DPRD Kota Bogor senilai Rp69 miliar.

Deretan track record buruk, menurut dia, seharusnya bisa menjadi pertimbangan. Dia khawatir gedung baru untuk wakil rakyat tersebut, terancam berhenti di tengah jalan, alias mangkrak.

“Saya prediksi ini akan mangkrak nanti. Sudah sering kejadian seperti ini,” ucapnya.

Alasan lainnya, ada hal terpenting dalam setiap proses pelelangan di ULP. Salah satunya, setiap peserta lelang harus dilihat kemampuan dasar (KD). Dimana, ada batasan bagi PT maupun CV bila mengikuti pelelangan.

“ Artinya, ada batasan nilai proyek yang akan ditangani disesuaikan dengan KD-nya. Batasan tersebut ada di dalam peraturan presiden (Perpres). Bila perusahaan tersebut dalam tahun yang sama sedang mengerjakan proyek lain,  harus dilihat KD-nya. Bila melebihi, maka tidak bisa ikut dalam pelelangan atau gugur,” bebernya.

Thoriq pun membantah jika ULP sudah meng-upload berita acara evaluasi penawaran (BAEP) dan berita acara hasil pelelangan (BAHP) seperti yang diamanatkan dalam perpres.

“Memang benar BAEP dan BAHP hanya dapat dilihat oleh penyedia saja. Tapi sampai hari ini, penyedia itu pun mengakui belum pernah melihat BAEP dan BAHP tersebut,” terang Thoriq.

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Jajat Sudrajat mengaku, pihaknya tidak bisa berbuat banyak jika ranahnya pada proses lelang. Akan tetapi pihaknya terbuka jika ada masyarakat yang ingin melapor jika ditemukan ada kecurangan pada lelang proyek tersebut.


loading...

Feeds

BUMD

BUMD Bandung Barat Masuk Catatan Hitam

POJOKJABAR.com, NGAMPRAH – Mangkirnya Direksi BUMD Kabupaten Bandung Barat PT. Perdana Multiguna Sarana (PMgS) menyulut emosi anggota DPRD Bandung Barat …