DPRD Kabupaten Bogor Desak Moratorium Izin Minimarket

BERDEKATAN: Minimarket di kawasan Cibinong terus bertambah, bahkan berdempetan. FOTO : Sofyansyah / Radar Bogor.

BERDEKATAN: Minimarket di kawasan Cibinong terus bertambah, bahkan berdempetan. FOTO : Sofyansyah / Radar Bogor.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Kabupaten Bogor benar-benar telah dikepung pengusaha waralaba baik yang berizin ataupun tidak alias bodong. Banyaknya minimarket bodong membuat anggota DPRD Kabupaten Bogor, geram.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bogor, Muhammad Rizky menjelaskan, keberadaan toko modern yang sudah merambah ke perkampungan sangat mengkhawatirkan. Sebab, ini bisa mematikan usaha para pedagang kecil.

Agar tak semakin parah, Pemkab Bogor diminta memperhatikan masalah ini, bukan seakan membiarkan. Politisi Gerindra ini meminta Pemkab Bogor menindak tegas minimarket yang masuk perkampungan.

“Sudah banyak para pedagang kecil yang mengeluh. Sudah sangat prihatin, karena minimarket ini sudah masuk ke kampung-kampung,” ujarnya kepada Radar Bogor, kemarin.

“Jangan mendiamkan seperti ini karena para pedagang kecil bisa hilang ditelan minimarket,” terangnya.

Mereka menantang Bupati Bogor, Nurhayanti untuk melakukan moratorium perizinan minimarket. Kebijakan ini harus secepatnya diambil.

“Pengusaha semakin seenaknya membangun minimarket. Saya tantang Bupati melakukan moratorium, kalau tidak berani ini ada apa?,” cetusnya.

Keresahan masyarakat seperti ini, kata dia, sebenarnya sudah sering disampaikan kepada Pemkab Bogor agar dievaluasi. Tetapi pembangunan minimarket masih tetap saja terjadi di perkampungan.


loading...

Feeds