Akses Masuk Tempat Wisata Tirta Sanita Kabupaten Bogor Dipertanyakan

SEPI: Pembangunan akses jalan ke pemandian air panas Tirta Sanita yang belum selesai. FOTO : Vikri / Radar Bogor.

SEPI: Pembangunan akses jalan ke pemandian air panas Tirta Sanita yang belum selesai. FOTO : Vikri / Radar Bogor.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Taman Wisata Gunung Kapur yang saat ini dikelola PT. Supra Piranti Wisata dan PT. Sayaga Wisata. Yang satu perusahaan swasta, dan lainnya badan usaha milik daerah (BUMD).

Hal ini membuat Pemerintah Desa Cogreg kebingungan. Sebab, PT Supra Inti membuat jalan akses masuk ke wahana Tirta Sanita yang dikelolanya tanpa pemberitahuan. Padahal, mereka menggunakan lahan milik Kabupaten Bogor.

Kepala Desa Cogreg, Suherdi, mengatakan,pengelola Tirta Sanita membuka jalan akses masuk tanpa kordinasi dengan pihaknya. Yakni dengan menjebol drainase yang memang aset desa.

“Saya mempertanyakan tentang izinnya. Sampai saat ini belum ada kordinasi sama sekali kepada kami,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Suherdi merasa dirinya sebagai pemimpin desa tak digubris. Jsebab, Pt Supra Piranti Wisata dinilai mengabaikan Undang-Undang Nomor 6  tahun 2014 tentang Desa, Permendes Nomor1 tahun 2015 tentang Pedoman Kewenangan Desa serta Permendagri Nomor 44 tahun 2016 tentang Kewenangan Desa.

“Saya sedang mengkonsep surat kepada dinas terkait dan tembusan ke bupati terkait masalah tersebut,” tukasnya.

Menanggapi hal tersebut, Penanggung Jawab Tirta Sanita, Pendi mengakui pihaknya belum ada kordinasi kepada Pemdes Cogreg. Dalam jangka waktu dekat ini, pihaknya akan segera bertemu.

“Mungkin pihak desa sudah mengetahui pembangunan yang kami kerjakan sekarang. Kami akan segera memberi konfirmasi karena sebagian lahan ada yang milik Kabupaten Bogor,” singkatnya.

(radar bogor/cr2)


loading...

Feeds