Difabel Cinta Batik di Bogor Lestarikan Budaya Batik

Ilustrasi Kaum Difabel di Bogor.

Ilustrasi Kaum Difabel di Bogor.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Belasan anak-anak tampak percaya diri berlenggak-lenggok di atas catwalk  di Hall Atrium Mal Botani Square, kemarin (11/10). Secara fisik, mereka terlihat normal. Namun, siapa sangka, mereka adalah anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).

Bertajuk ‘Difabel Cinta Batik’, para peserta tampil percaya diri di atas catwalk dengan mengenakan pakaian batik.

Ketua  Yayasan Diffable Action Indonesia (YDAI) Teguh Prasetyanto mengatakan, acara ini merupakan rangkaian kegiatan memperingati Hari Batik Nasional. Sebelumnya, anak-anak ABK lebih dahulu diajarkan membuat batik.

“Acara ini untuk mengajak anak-anak difabel untuk ikut serta merayakan Hari Batik Nasional, karena batik kan merupakan identitas budaya Indonesia,” jelasnya.  Para peserta  berasal dari sekolah inklusi, SLB dari TK hingga SMA.

Sementara, pemilik Batik Handayani Geulis Bogor, Sri Ratna Handayani, sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi YDAI tersebut.

“Saya yakin sekali, di samping berkebutuhan khusus, mereka punya kemampuan khusus,” ujar Sri.

Batik Handayani Geulis Bogor sendiri sudah memperkerjakan tiga orang karyawan berkebutuhan khusus untuk membuat batik. Baik itu batik halus maupun batik tulis.

“Saya selalu memperlakukan mereka seperti orang normal, dan mereka bisa berkembang sendiri,” beber Sri.


loading...

Feeds