Defisit APBD Kota Bogor Rp6 Miliar

Ilustrasi  APBD.

Ilustrasi APBD.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Kekuatan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Perubahan 2016 Kota Bogor mengalami perubahan signifikan. Jika pada pembahasan sebelumnya, Kamis (6/10), jumlah kekurangan dana alias defisit hanya sebesar Rp3,3 miliar.

Tiba-tiba, pada rapat finalisasi APBD Perubahan, Senin (10/10) malam, defisit naik menjadi  Rp6 miliar alias terjadi penambahan Rp2,7 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD), Anggraini Iswara, mengatakan kenaikan itu lantaran ada daftar masalah tambahan dari DPRD yang belum dimasukkan ke dalam APBD Perubahan.

“Penambahan daftar masalah tersebut berupa pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) dan perbaikan bangunan sekolah dasar,” ujarnya.

Ia juga memastikan, tidak ada kegiatan yang diusulkan dalam APBD Perubahan 2016 yang tanpa melalui kebijakan umum anggaran (KUA) dan plafon prioritas anggaran sementara (PPAS). Sebab, tanpa melalui KUA PPAS, DPRD Kota Bogor tak akan mengabulkan.

“Sama sekali tidak ada yang dimasukkan ke APBD Perubahan ini tanpa melalui KUA PPAS,” tegasnya.

Dari penambahan tersebut, terselip dana tambahan Rp750 juta untuk menyubsidi Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT). Penambahan itu merupakan pertimbangan dewan dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terkait keberlangsungan PDJT.

“Jadi, tetap kita realisasi karena untuk masyarakat,” jelasnya.


loading...

Feeds